<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6692586633678921833</id><updated>2011-11-28T07:18:11.087+07:00</updated><category term='Motivasi'/><category term='Ilmu Netral'/><category term='Meditasi'/><category term='Sastra'/><title type='text'>AsC@hkMedhSteCh</title><subtitle type='html'>Ketika ada sebuah asa dan harapan untuk menjadi seorang insan CITA. Yaitu Insan akademis, pencipta, pengabdi, yang bernafaskan ISLAM dan bertanggung jawab untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.Ketika itulah muncul pejuang-pejuang untuk berfikir dan bergerak untuk mencapai GOAL di atas. Semoga tujuan yang mulia ini selalu mendapat ridha dari ALLAH SWT.Amiiieeen......</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://feddy05.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feddy05.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Feddy Purnomo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14806744719343353841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>30</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6692586633678921833.post-5410608574664954184</id><published>2009-06-17T18:58:00.001+07:00</published><updated>2009-06-17T18:58:42.168+07:00</updated><title type='text'>Dulu Haram, Kini Halal</title><content type='html'>Pada suatu ketika di zaman Nabi Muhammad SAW ada seorang pencuri yang hendak bertaubat, dia duduk di majelis Nabi Muhammad SAW dimana para shahabat berdesak-desakkan di Masjib Nabawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika dia menangkap perkataan Nabi saw : "Barangsiapa meninggalkan sesuatu yang haram karena Allah, maka suatu ketika dia akan memperoleh yang Haram itu dalam keadaan halal". Sungguh dia tidak memahami maksudnya, apalagi ketika para shahabat mendiskusikan hal tersebut setelah majelis dengan tingkat keimanan dan pemahaman yang jauh dibawah sang pencuri merasa tersisihkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya malam pun semakin larut, sang pencuri lapar. Keluarlah dia dari&lt;br /&gt;Masjid demi melupakan rasa laparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di suatu gang tempat dia berjalan, dia mendapati suatu rumah yang pintunya agak terbuka. Dengan insting pencurinya yang tajam ia dapat melihat dalam gelap bahwa pintu itu tidak terkunci...dan timbullah peperangan dalam hatinya untuk mencuri atau tidak. Tidak, ia merasa tidak boleh mencuri lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun tiba-tiba timbul bisikan aneh : "Jika kamu tidak mencuri mungkin akan ada pencuri lainnya yang belum tentu seperti kamu". Menjadi berfikirlah dia, maka diputuskan dia hendak memberitahukan/mengingatkan pemiliknya di dalam agar mengunci pintu rumahnya, karena sudah lewat tengah malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia hendak memberi salam namun timbul kembali suara tadi : "Hei pemuda! bagaimana kalau ternyata di dalam ada pencuri dan pintu ini ternyata adalah pencuri itu yang membuka, bila engkau mengucap salam ... akan kagetlah dia dan bersembunyi, alangkah baiknya jika engkau masuk diam-diam dan memergoki dia dengan menangkap basahnya !" Ah.. benar juga, pikirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka masuklah ia dengan tanpa suara... Ruangan rumah tersebut agak luas, dilihatnya berkeliling ada satu meja yang penuh makanan - timbul keinginannya untuk mencuri lagi, namun segera ia sadar - tidak, ia tidak boleh mencuri lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuklah ia dengan hati-hati, hehhh ...syukurlah tidak ada pencuri berarti memang sang pemilik yang lalai mengunci pintu. Sekarang tinggal memberitahukan kepada pemilik rumah tentang kelalaiannya, tiba-tiba terdengar suara mendengkur halus dari sudut ruang....Ahh ternyata ada yang tidur mungkin sang pemilik dan sepertinya perempuan cantik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa dia sadari kakinya melangkah mendekati tempat tidur, perasaannya berkecamuk, macam-macam yang ada dalam hatinya. Kecantikan, tidak lengkapnya busana tidur yang menutup sang wanita membuat timbul hasrat kotor dalam dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu besarnya hingga keluar keringat dinginnya, seakan jelas ia mendengar jantungnya berdetak kencang didadanya, serta tak dia sangka ia sudah duduk mematung disamping tempat tidur...Tidak, aku tidak boleh melakukan ini aku ingin bertaubat dan tidak mau menambah dosa yang ada, tidakk !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segera ia memutar badannya untuk pergi. Akan ia ketuk dan beri salam dari luar sebagaimana tadi. Ketika akan menuju pintu keluar ia melalui meja makan tadi, tiba-tiba terdengar bunyi dalam perutnya...ia lapar. Timbullah suara aneh tadi : "Bagus hei pemuda yang baik, bagaimana ringankah sekarang perasaanmu setelah melawan hawa nafsu birahimu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh-eh, ya. Alhamdulillah ada rasa bangga dalam hati ini dapat berbuat kebaikan dan niat perbuatan pemberitahuan ini akan sangat terpuji. Pikir sang pemuda. Suara itu berkata :"Maka sudah sepatutnya engkau memperoleh ganjaran dari sang pemilik rumah atas niat baikmu itu, ambillah sedikit makanan untuk menganjal perutmu agar tidak timbul perasaan dan keinginan mencuri lagi!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berpikirlah dia merenung sebentar, patutkah ia berbuat begitu? "Hei - tiba2x ia tersadar serta berucap dalam hati - engkau dari tadi yang berbicara dan memberi nasihat kepadaku? Tapi nasihatmu itu telah menjadikan aku menjadi tamu tidak diundang seperti ini, tidak.. aku tidak akan mendengarkan nasihatmu. Bila engkau Tuhan, tidak akan memberi nasihat seperti ini. Pasti engkau Syaithon....(hening).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Celaka aku, bila ada orang yang di luar dan melihat perbuatanku .... aku harus keluar." Maka tergesa-gesa ia keluar rumah wanita tersebut, ketika tiba dihadapan pintu ia mengetuk keras dan mengucap salam yang terdengar serak menakutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin khawatir ia akan suaranya yang berubah, setelah itu tanpa memastikan pemiliknya mendengar atau tidak ia kembali menuju masjid dengan perasaan galau namun lega, karena tidak ada orang yang memergoki dia melakukan apa yang disarankan suara aneh tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampai dimasjid, ia melihat Nabi saw sedang berdiri sholat. Di sudut ruang ada seorang yang membaca al qur-aan dengan khusyu' sambil meneteskan air mata, di sudut-sudut terdapat para shahabat dan kaum shuffah tidur. Dingin sekali malam ini, lapar sekali perut ini teringat lagi ia akan pengalaman yang baru dia alami, bersyukur ia atas pertolongan Allah yang menguatkan hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ... tidak di dengar bisikan Allah di hatinya, apakah Allah marah kepadaku? Lalu ia menghampiri sudut ruang masjid duduk dekat pintu, dekat orang yang membaca al qur-aan. Ditengah melamunnya ia mendengar sayup namun jelas bait-bait ayat suci ......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Dan mereka semuanya (di padang Mahsyar) akan berkumpul menghadap ke hadirat Allah, lalu berkatalah orang-orang yang lemah kepada orang-orang yang sombong:"Sesungguhnya kami dahulu adalah pengikut-pengikutmu, maka dapatkah kamu menghindarkan dari pada kami azab Allah (walaupun) sedikit saja Mereka menjawab:"Seandainya Allah memberi petunuk kepada kami, niscaya kami dapat memberi petunjuk kepadam.Sama saja bagi kita apakah kita mengeluh ataukah bersabar.Sekali-kali kita tidak mempunyai tempat untuk melarikan diri". (QS. 14:21)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Dan berkatalah syaitan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan:"Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya.Sekali-kali tidak kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamulalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku, akan tetapi cercalah dirimu sendiri.Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamupun sekali-kali tidak dapat menolongku.Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu". Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu mendapat siksaan yang pedih. (QS. 14:22)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bergetarlah hatinya mendengar perkataan Allah yang di dengarnya, berkatalah ia "Engkau berbicara kepadakukah, ya Allah?" Serasa lapang hatinya, semakin asyik dia mendengarkan bacaan suci itu, maka lupalah ia akan laparnya, segar rasanya badannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup lama ia mendengarkan bacaan orang itu hingga tiba-tiba tersentak ia karena bacaan itu dihentikan berganti dengan ucapan menjawab salam. Terlihat olehnya pula bahwa pria itu menjawab salam seseorang wanita dan seorang tua yang masuk langsung menuju tempat Nabi Muhammad SAW sedang duduk berdzikir, dan wajah wanita itu ... adalah wajah wanita tadi !!!??? Timbul gelisah hatinya, apakah tadi ketika ia berada diruangan itu sang wanita pura-pura tidur dan melihat wajahnya? Ataukah ada orang yang diam-diam melihatnya, mungkin laki-laki tua yang bersamanya adalah orang yang diam-diam memergokinya ketika ia keluar dan mengetuk pintu rumah itu? Ahh ... celaka, celaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun gemetar tubuhnya, tidak mampu ia menggerakkan anggota tubuhnya untuk bersembunyi atau pergi apalagi tampak olehnya pria yang tadi membaca al Qur-aan hendak tidur dan tak lamapun mendengkur. Dan ia lihat mereka sudah berbicara dengan Nabi saw.... celaka, pikirnya panik !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir celentang jantuh ia ketika terdengar suara Nabi Muhammad SAW. : "Hai Fulan, kemarilah !" Dengan pelahan dan perasaan takut ia mendekat. Ia berusaha&lt;br /&gt;menyembunyikan wajahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mendengar sang perempuan masih berbicara kepada Nabi Muhammad SAW. katanya : "...benar ya Rosulullah, saya sangat takut pada saat itu saya bermimpi rumah saya kemasukan orang yang hendak mencuri, dia mendekati saya dan hendak memperkosa saya, ketika saya berontak ... ternyata itu hanya mimpi. Namun ketika saya melihat sekelilingnya ternyata pintu rumah saya terbuka sebagaimana mimpi saya dan ada suara menyeramkan yang membuat saya takut. Maka segera saya menuju rumah paman saya untuk meminta dicarikan suami buat saya, agar kejadian yang dimimpi saya tidak terjadi bila saya ada suami yang melindungi. Sehingga beliau mengajak saya menemui engkau disini agar memilihkan calon suami untuk saya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi saw memandang kepada si pemuda bekas pencuri, lalu berkata : "Hai Fulan, karena tidak ada pria yang bangun kecuali engkau saat ini maka aku tawarkan padamu, maukah engkau menjadi suaminya?" Terkejut ia mendengar itu, cepat mengangguklah ia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan setelah sholat shubuh Nabi saw mengumumkan hal ini dan meminta para shahabat mengumpulkan dana untuk mengadakan pernikahan dan pembayaran mas kawin si pemuda ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah pernikahannya, tahulah ia akan arti perkataan Nabi Muhammad yang lalu :&lt;br /&gt;"Barangsiapa meninggalkan sesuatu yang haram karena Allah, maka suatu ketika dia akan memperoleh yang Haram itu dalam keadaan halal".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang ia dapat memakan makanan yang tadi dengan halal (dahulunya haram), dan ia dapat menikmati wanita itu sebagai isterinya dengan halal. Allahu Akbar, wal Hamdu Lillah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(SELESAI)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6692586633678921833-5410608574664954184?l=feddy05.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feddy05.blogspot.com/feeds/5410608574664954184/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6692586633678921833&amp;postID=5410608574664954184' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/5410608574664954184'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/5410608574664954184'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feddy05.blogspot.com/2009/06/dulu-haram-kini-halal.html' title='Dulu Haram, Kini Halal'/><author><name>Feddy Purnomo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14806744719343353841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6692586633678921833.post-5236833963942166163</id><published>2009-06-17T18:43:00.001+07:00</published><updated>2009-06-17T18:47:33.128+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ilmu Netral'/><title type='text'>Cerita Menarik</title><content type='html'>Abu Nawas sebenarnya adalah seorang ulama yang alim. Tak begitu mengherankan jika Abu Nawas mempunyai murid yang tidak sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara sekian banyak muridnya, ada satu orang yang hampir selalu menanyakan mengapa Abu Nawas mengatakan begini dan begitu. Suatu ketika ada tiga orang tamu bertanya kepada Abu Nawas dengan pertanyaan yang sama. Orang pertama mulai bertanya, "Manakah yang lebih utama, orang yang mengerjakan dosa-dosa besar atau orang yang mengerjakan dosa-dosa kecil?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Orang yang mengerjakan dosa-dosa kecil." jawab Abu Nawas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mengapa?" kata orang pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebab lebih mudah diampuni oleh Tuhan." kata Abu Nawas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang pertama puas karena ia memang yakin begitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang kedua bertanya dengan pertanyaan yang sama. "Manakah yang lebih utama, orang yang mengerjakan dosa-dosa besar atau orang yang mengerjakan dosa-dosa kecil?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Orang yang tidak mengerjakan keduanya." jawab Abu Nawas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mengapa?" kata orang kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dengan tidak mengerjakan keduanya, tentu tidak memerlukan pengampunan dari Tuhan." kata Abu Nawas. Orang kedua langsung bisa mencerna jawaban Abu Nawas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang ketiga juga bertanya dengan pertanyaan yang sama. "Manakah yang iebih utama, orang yang mengerjakan dosa-dosa besar atau orang yang mengerjakan dosa-dosa kecil?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Orang yang mengerjakan dosa-dosa besar." jawab Abu Nawas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mengapa?" kata orang ketiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebab pengampunan Allah kepada hambaNya sebanding dengan besarnya dosa hamba itu." jawab Abu Nawas. Orang ketiga menerima aiasan Abu Nawas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian ketiga orang itu pulang dengan perasaan puas. Karena belum mengerti seorang murid Abu Nawas bertanya. "Mengapa dengan pertanyaan yang sama bisa menghasilkan jawaban yang berbeda?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Manusia dibagi tiga tingkatan. Tingkatan mata, tingkatan otak dan tingkatan hati."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apakah tingkatan mata itu?" tanya murid Abu Nawas. "Anak kecil yang melihat bintang di langit. la mengatakan bintang itu kecil karena ia hanya menggunakan mata." jawab Abu Nawas mengandaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apakah tingkatan otak itu?" tanya murid Abu Nawas. "Orang pandai yang melihat bintang di langit. la mengatakan bintang itu besar karena ia berpengetahuan." jawab Abu Nawas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lalu apakah tingkatan hati itu?" tanya murid Abu Nawas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Orang pandai dan mengerti yang melihat bintang di langit. la tetap mengatakan bintang itu kecil walaupun ia tahu bintang itu besar. Karena bagi orang yang mengerti tidak ada sesuatu apapun yang besar jika dibandingkan dengan KeMaha-Besaran Allah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini murid Abu Nawas mulai mengerti mengapa pertanyaan yang sama bisa menghasilkan jawaban yang berbeda. la bertanya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wahai guru, mungkinkah manusia bisa menipu Tuhan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mungkin." jawab Abu Nawas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimana caranya?" tanya murid Abu Nawas ingin tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dengan merayuNya melalui pujian dan doa." kata Abu Nawas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ajarkanlah doa itu padaku wahai guru." pinta murid Abu Nawas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Doa itu adalah : llahi lastu lil firdausi ahla, wala aqwa'alan naril jahimi, fahabli taubatan waghfir dzunubi, fa innaka ghafiruz dzanbil 'adhimi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan arti doa itu adalah : Wahai Tuhanku, aku ini tidak pantas menjadi penghuni surga, tetapi aku tidak akan kuat terhadap panasnya api neraka. Oleh sebab itu terimalah tobatku serta ampunilah dosa-dosaku. Karena sesungguhnya Engkaulah Dzat yang mengampuni dosa-dosa besar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6692586633678921833-5236833963942166163?l=feddy05.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feddy05.blogspot.com/feeds/5236833963942166163/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6692586633678921833&amp;postID=5236833963942166163' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/5236833963942166163'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/5236833963942166163'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feddy05.blogspot.com/2009/06/cerita-menarik.html' title='Cerita Menarik'/><author><name>Feddy Purnomo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14806744719343353841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6692586633678921833.post-4707194168294289894</id><published>2008-12-09T17:10:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T17:11:07.113+07:00</updated><title type='text'>Perjalanan Menuju Kesejatian</title><content type='html'>Perjalanan Menuju Kesejatian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hore,&lt;br /&gt;Hari Baru!&lt;br /&gt;Teman-teman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap manusia dewasa tentu pernah merindukan sebuah pencerahan.&lt;br /&gt;Apakah pencerahan itu dalam konteks spiritualitas, maupun dalam&lt;br /&gt;kerangka pengembangan diri. Orang-orang yang mampu menjaga&lt;br /&gt;kerinduannya akan pencerahan mempunyai kesempatan untuk secara&lt;br /&gt;konsisten membawa dirinya menuju kepada kesejatian hidup. Yaitu;&lt;br /&gt;menjadi manusia yang bisa mewujudkan tujuan atas penciptaannya.&lt;br /&gt;Ngomong-ngomong; apakah sesungguhnya tujuan pencipataan kita ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimusim hujan seperti ini banyak laron beterbangan menjelang malam&lt;br /&gt;tiba. Ketika mahluk sejenis ngengat itu sudah mencapai titik tertentu&lt;br /&gt;dalam perkembangan siklus hidupnya, dia dianugerahi penciptanya&lt;br /&gt;dengan sepasang sayap. Sayap itu memungkinkan dirinya untuk terbang&lt;br /&gt;menuju suatu tempat yang jaraknya sering teramat jauh. Mereka keluar&lt;br /&gt;dari tempat persembunyian disisa-sisa kayu dan pepohonan mati.&lt;br /&gt;Kemudian terbang menuju satu titik yang pasti, yaitu; sumber cahaya.&lt;br /&gt;Ditempat itu, mereka bertemu dengan laron-laron lainnya, sehingga&lt;br /&gt;pertemuan itu bagaikan sebuah konferensi besar para pencari cahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah para laron itu ingin menyampaikan sebuah pesan? Kelihatannya&lt;br /&gt;memang demikian. Melalui apa yang dilakukannya, para laron&lt;br /&gt;mengingatkan kita betapa pentingnya menghadapkan diri kearah sumber&lt;br /&gt;cahaya. Karena, menuju cahaya adalah sebuah fitrah bagi setiap&lt;br /&gt;manusia. Didalam diri kita, ada sisi gelap. Dan ada pula sisi terang.&lt;br /&gt;Jika kita tidak pernah menambahkan cahaya kedalamnya, maka sisi gelap&lt;br /&gt;kita akan menjadi semakin banyak. Sedangkan, sisi terang akan semakin&lt;br /&gt;berkurang. Untuk menjadi gelap; kita tinggal berdiam diri saja.&lt;br /&gt;Karena cepat atau lambat dunia kita pasti menjadi gelap. Sedangkan&lt;br /&gt;untuk mendapat terang, kita harus melakukan usaha-usaha yang sepadan.&lt;br /&gt;Karena menanti dengan berdiam diri tidak memberikan jaminan datangnya&lt;br /&gt;cahaya terang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi sang laron, menuju sumber cahaya adalah langkah paling akhir&lt;br /&gt;misi hidupnya. Sedangkan bagi manusia, seberkas cahaya didalam&lt;br /&gt;dirinya menyala melalui setiap perilakunya yang terpuji. Seperti&lt;br /&gt;ketika mereka menghitung langkah satu, dua, tiga, dan empat; semuanya&lt;br /&gt;berjalan membentuk sebuah untaian proses pencerahan jiwa. Kemudian,&lt;br /&gt;tepat pada hitungannya yang kelima; mereka melakukan langkah terakhir&lt;br /&gt;dalam hidupnya untuk menuju sang pemilik cahaya sesungguhnya.&lt;br /&gt;Ditempat itulah kemudian mereka, berkumpul dengan para pencari cahaya&lt;br /&gt;lainnya. Duduk bersimpuh disebuah lapangan luas, untuk mendekatkan&lt;br /&gt;diri kepada sang pemilik cahaya sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sampai disumber cahaya itu, tunailah sudah misi hidup seekor&lt;br /&gt;laron. Dan setelah tiba disumber cahaya sejati itu; tunailah sudah&lt;br /&gt;perjalanan panjang seorang manusia. Karena, ketika itu; kita bisa&lt;br /&gt;menjelma menjadi manusia yang tercerahkan oleh cahaya kesejatian.&lt;br /&gt;Seseorang yang berhasil melakukan perjalanan itu sesuai dengan&lt;br /&gt;panggilan sang pemilik cahaya akan memasuki babak baru dalam siklus&lt;br /&gt;hidupnya, yaitu; menjadi manusia sejati. Manusia yang memiliki&lt;br /&gt;kematangannya secara spiritualitas, maupun fungsi sosial&lt;br /&gt;kemasyarakatan. Sedangkan, mereka yang hanya matang secara spiritual,&lt;br /&gt;tetapi tidak berfungsi secara sosial belum benar-benar mencapai&lt;br /&gt;kesejatian itu. Sebaliknya, mereka yang secara fungsi sosial matang&lt;br /&gt;tetapi melupakan kematangan spiritual adalah orang-orang yang hanya&lt;br /&gt;bagus dimata sesama manusia. Namun, dihadapan Tuhannya; nilainya&lt;br /&gt;layak dipertanyakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi seekor laron, menuju cahaya adalah sebuah perjalanan sekali&lt;br /&gt;seumur hidup. Oleh karena itu, seekor laron; mengerahkan semua yang&lt;br /&gt;ada dialam dirinya untuk perjalanan suci itu. Dan ketika cahaya telah&lt;br /&gt;memenuhi dirinya; dia menanggalkan sayap-sayapnya. Perlambang apakah&lt;br /&gt;ini bagi kita? Sang laron tengah mengajari kita bahwa jika sudah&lt;br /&gt;sampai kepada sumber cahaya, maka kita harus meneguhkan hati untuk&lt;br /&gt;menutup segala kemungkinan yang bisa membawa kita kembali menuju&lt;br /&gt;kegelapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sayap itu masih dipeliharanya; maka cepat atau lambat, dia akan&lt;br /&gt;tergoda untuk terbang menuju gelap. Dengan menanggalkannya, sang&lt;br /&gt;laron menutup semua kemungkinan itu, supaya dia bisa memberikan&lt;br /&gt;totalitas dirinya didalam terang itu. Meski untuk mendapatkannya, dia&lt;br /&gt;harus mengorbankan sepasang sayap yang dimilikinya. Manusia tengah&lt;br /&gt;diseru oleh sang laron, untuk juga melakukan pengorbanan yang sama.&lt;br /&gt;Yaitu pengorbanan untuk membuang nafsu-nafsu yang sering menyeretnya&lt;br /&gt;kepada sifat buruk. Dan menanggalkan sifat-sifat tak patut didalam&lt;br /&gt;dirinya. Sehingga, ketika kita kembali pulang; kita benar-benar hanya&lt;br /&gt;membawa cahaya putih lagi bersih. Sebersih jiwa seorang bayi yang&lt;br /&gt;baru saja dilahirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hore,&lt;br /&gt;Hari Baru!&lt;br /&gt;Dadang Kadarusman&lt;br /&gt;http://www.dadangka darusman. com/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan Kaki:&lt;br /&gt;Keutuhan pribadi seseorang ditandai dengan kesediaannya untuk&lt;br /&gt;membangun nilai dimata sesama melalui tindakannya, dan dimata&lt;br /&gt;Tuhannya melalui kepasrahannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6692586633678921833-4707194168294289894?l=feddy05.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feddy05.blogspot.com/feeds/4707194168294289894/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6692586633678921833&amp;postID=4707194168294289894' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/4707194168294289894'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/4707194168294289894'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feddy05.blogspot.com/2008/12/perjalanan-menuju-kesejatian.html' title='Perjalanan Menuju Kesejatian'/><author><name>Feddy Purnomo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14806744719343353841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6692586633678921833.post-8510297346718072255</id><published>2008-12-09T17:03:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T17:06:52.248+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ilmu Netral'/><title type='text'>Info</title><content type='html'>Sekedar info buat kawan2 semua n semoga bermanfaat.. ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada buku baru yang saya kira sangat relevan bagi siapa saja yang ingin mengembangkan bisnis sendiri atau berwirausaha. Atau yang punya rencana suatu saat bakal mandiri berwirausaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku baru ini berjudul " 10 PENGUSAHA YANG SUKSES MEMBANGUN BISNIS DARI O (NOL)". Buku ini mengulas kiat2 dan rahasia sukses 10 pengusaha besar yang sudah terbukti sukses membangun bisnis dari nol. Mereka ini sukses karena perjuangannya sendiri, bukan bisnis warisan ortunya sehingga sisi pembelajarannya cukup banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya lihat ke-10 pengusaha ini bidang bisnisnya juga berbeda2. Ada yang bisnisnya fashion, aparel, tas, sepatu, tambang, jasa kurir/logistik, perikanan, jasa hukum, lelang, main dealer mobil/motor dan consumer good. Rata-rata karyawannya sudah ribuan. Mereka bercerita rahasia suksesnya dan kiat2 sukses penting dalam merintis dan membesarkan bisnis. Buku ini cukup tebal, 390-an, diterbitkan Gramedia Pustaka Utama, ditulis Sudarmadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kira buku ini sangat perlu buat siapapun yang sedang atau suatu saat ingin mengembangkan usaha sendiri. Dari buku ini kita bisa belajar dari orang yang sudah terbukti (proven) sukses dalam membangun bisnis hingga skala besar. Diantara yang diulas, ada pengusaha tas dari Bandung pemilik tas merek Exsport, Eiger, Bodypack (dll) yang ternyata dia itu waktu memulai modalnya nggak sampai Rp 1 juta, namun kini omsetnya sudah ratusan miliar dan karyawannya 2.000 orang (belum termasuk ribuan pengrajin plasma yang diajak). Orang ini bercerita panjang-lebar kenapa sukses dan bagaimana kiatnya menembus jaringan Matahari dan Ramayana, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, ada juga pengusaha perikanan dari Jatim yang dulu modalnya pinjam pamannya namun kini salah satu eskportir terbesar. Orang ini bisa kuliah karena ngajar privat di SMA-SMA, orang tuanya nggak mampu. Tapi kini karyawannya 5.000 orang. Pengusaha perikanan ini berbagi kiat/strategi produksi, pemasaran maupun pengelolaan SDM. Tentu saja juga ia cerita bagaimana ia bisa sukses membangun perusahaan hingga punya 5000-an karyawan, padahal modalnya amat pas-pasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga mantan karyawan Astra yang kini sukses berbisnis sepatu dan memiliki karyawan 9.000 orang. Padahal pengusaha sepatu ini awalnya hanya penjaga gudang di Batik Semar. Orang ini salah kepercayaan Nike di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga pengusaha kurir yang usianya belum genap 40 tahun namun sudah punya karyawan 2.000 orang. Orang ini dulunya supervisor di Dinners Club yang kemana2 gelantungan naik bus kotadi Jakarta, tapi sukses membangun bisnis kurir dengan modal jual cincin mas kawin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disini juga ada pengusaha sukses bidang pertambangan yang ketika memulai usaha hanya lulusan SMA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu kalau kawan2 ada yang bisnis dealer, maka di buku ini juga ada pengusaha sukses yang bisnisnya main dealer mobil dan motor. Bagaimana kiat mengelola dealer dan mengembangkannya, beliau bercerita banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu kita juga bisa belajar dari pengusaah di bidang lain seperti jasa konsiltan hukum, pengusaha yang sukses di bidang lelang, dan pengusaha kontraktor pengembangan lahan kelapa sawit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kira banyak hal menarik yang bisa kita jadikan inspirasi dan contoh dalam membangun bisnis. Menariknya buku ini, kita belajar dari orang2 yang sudah membuktikan, sehingga jurus2 dan kiat2 mereka sudah mereka buktikani. Penulis hanya menuangkan apa2 yang diceritakan pada pengusaha itu ke dalam buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thanks n semoga info ini bermanfaat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam sukses buat kita semua&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6692586633678921833-8510297346718072255?l=feddy05.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feddy05.blogspot.com/feeds/8510297346718072255/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6692586633678921833&amp;postID=8510297346718072255' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/8510297346718072255'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/8510297346718072255'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feddy05.blogspot.com/2008/12/info.html' title='Info'/><author><name>Feddy Purnomo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14806744719343353841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6692586633678921833.post-4565196386710513815</id><published>2008-12-03T17:20:00.000+07:00</published><updated>2008-12-03T17:33:19.937+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Perfeksionis itu dilarang</title><content type='html'>Perfeksionisme adalah keyakinan bahwa seseorang harus jadi sempurna,&lt;br /&gt;mencapai kondisi terbaik pada aspek fisik ataupun non-materi. Perfeksionis&lt;br /&gt;adalah orang yang memiliki pandangan perfeksionisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bentuknya sebagai penyakit, perfeksionisme dapat menyebabkan seseorang&lt;br /&gt;memiliki perhatian berlebih terhadap detil suatu hal dan bersifat&lt;br /&gt;obsesif-kompulsif , sensitif terhadap kritik, cemas berkepanjangan, keras&lt;br /&gt;kepala, berpikir sempit dan suka menunda. Hal-hal yang dapat menghambat&lt;br /&gt;keberhasilan dalam hal apapun. Orang yang potensial namun perfeksionis akan&lt;br /&gt;terhambat kemampuannya. Hasrat menciptakan produk, website atau konten&lt;br /&gt;terbaik adalah hal yang perlu, namun seorang perfeksionis akan menemukan&lt;br /&gt;banyak rintangan yang sama sekali tidak perlu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya akan mengaitkan seluruh artikel ini dalam konteks bisnis online,&lt;br /&gt;walaupun prinsipnya dapat diterapkan pada semua hal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daripada terobsesi pada kualitas konten dengan “memoles” ulang artikel yang&lt;br /&gt;sama berkali-kali sampai banyak membuang waktu, lebih baik publish saja&lt;br /&gt;artikel tersebut dan terima apa adanya. Anda tidak harus menjadi penulis&lt;br /&gt;artikel terbaik yang pernah ditulis. Jangan sampai harapan/pandangan dari&lt;br /&gt;pembaca atau customer anda menjadi beban mental yang sebetulnya mungkin&lt;br /&gt;hanya ada dalam pikiran sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah perfeksionis adalah tindakannya yang cenderung suka menunda-nunda&lt;br /&gt;dan akhirnya capai sendiri. Obsesinya akan kesempurnaan menjadi beban&lt;br /&gt;pikiran dan meletihkan perasaannya. Orang perfeksionis akan cepat kehabisan&lt;br /&gt;energi karena terus cemas tentang bagaimana menyempurnakan website-nya atau&lt;br /&gt;berpikir seandainya dulu saya begini atau begitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, saya tahu karena saya juga perfeksionis, :) khususnya saat membuat blog&lt;br /&gt;atau konten untuk blog saya sendiri, karena saya menganggap ini proyek&lt;br /&gt;pribadi dan harus sempurna. Saya sering berpikir terlalu keras tentang cara&lt;br /&gt;terbaik mewujudkan ide, atau mencari-cari ide yang orisinil dan belum pernah&lt;br /&gt;dibuat orang sama sekali. Ini justru memperlambat dan akhirnya berbagai&lt;br /&gt;pekerjaan malah tertunda. Membuang waktu yang seharusnya bisa digunakan&lt;br /&gt;untuk lebih produktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang saya mulai tidak terlalu memikirkannya. Dulu saya bisa saja&lt;br /&gt;mengedit ulang selama ratusan jam tentang berbagai hal kecil pada artikel&lt;br /&gt;atau desain blog yang saya buat, namun akhirnya orang tetap menemukan&lt;br /&gt;kesalahan di dalamnya, atau justru tidak peduli sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keinginan agar orang lain setuju dan seketika terikat dengan keyakinan&lt;br /&gt;pribadi kita adalah akibat dari perfeksionisme yang bersifat patologis&lt;br /&gt;(penyakit). Pahami bahwa persepsi orang lain adalah sesuatu yang dapat&lt;br /&gt;dikelola dan diberi reaksi seiring dengan waktu. Anda bisa mengubah seorang&lt;br /&gt;musuh menjadi teman bahkan believer dengan memberi respon positif pada&lt;br /&gt;masukannya dan mengadaptasi produk/website agar dapat memenuhi kebutuhan&lt;br /&gt;user secara bertahap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tidak bisa memuaskan semua harapan orang, apalagi secara instan. Tidak&lt;br /&gt;bisa dan tidak harus. Setiap website akan memiliki kesesuaian “frekuensi”&lt;br /&gt;dengan pembacanya yang menemukan bahwa website tersebut relevan dengan apa&lt;br /&gt;yang dia cari dan butuhkan. Core audience adalah testing ground untuk&lt;br /&gt;inovasi dan sumber umpanbalik yang sangat berharga.&lt;br /&gt;Bereaksi secara tepat pada audience, kembangkan hal-hal positif dan&lt;br /&gt;minimalkan yang negatif. Ingat, respon orang lain tidak bisa kita&lt;br /&gt;kendalikan, tapi kita bisa mengendalikan reaksi diri kita. Kurangi&lt;br /&gt;kekhawatiran akibat visi kesempurnaan, karena pandangan singular (satu arah)&lt;br /&gt;dari posisi anda sangatlah terbatas. Gunakan hasrat untuk menjadi sempurna&lt;br /&gt;sebagai alat motivasi dan bukan menjadi hambatan psikologis. Jangan harapkan&lt;br /&gt;kesempurnaan, baik pada kesempatan pertama dan bahkan setelah melalui jalan&lt;br /&gt;panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau punya ide bagus, buatlah action plan dan wujudkan ide tersebut&lt;br /&gt;secepatnya. Loic de Meur, seorang entrepreneur Perancis kemarin menulis&lt;br /&gt;tentang ten rules for startup success, beberapa tips-nya cukup relevan&lt;br /&gt;dengan artikel ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        * Don’t wait for a revolutionary idea. It will never happen. Just&lt;br /&gt;focus on a simple, exciting, empty space and execute as fast as possible.&lt;br /&gt;        * Don’t spend time on market research. Launch test versions as early&lt;br /&gt;as possible. Keep improving the product in the open.&lt;br /&gt;        * Don’t obsess over spreadsheet business plans. They are not going&lt;br /&gt;to turn out as you predict, in any case.&lt;br /&gt;        * Don’t plan a big marketing effort. It’s much more important and&lt;br /&gt;powerful that your community loves the product.&lt;br /&gt;        * Don’t focus on getting rich. Focus on your users. Money is a&lt;br /&gt;consequence of success, not a goal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khusus tentang bisnis internet, sebagian netter sering mengabaikan fakta&lt;br /&gt;sederhana: kalau ingin mendapat income dari internet, anda sebetulnya tidak&lt;br /&gt;perlu ide unik yang belum pernah dibuat orang dan anda tidak perlu website&lt;br /&gt;yang didesain dan dioptimasi secara sempurna. Saya ingin mengambil contoh&lt;br /&gt;dari negeri ini sendiri yaitu web Cosa dan jaringan bisnisnya yang&lt;br /&gt;disesuaikan secara bertahap. Hasilnya sudah dia nikmati sekarang (setidaknya&lt;br /&gt;begitulah pengakuannya, karena saya belum pernah lihat ceknya :) ) dan&lt;br /&gt;sepertinya masih akan berkembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah banyak contohnya, bahwa ide biasa atau rata-rata bisa menarik hasil&lt;br /&gt;yang diharapkan. Perfeksionisme itu overkill, tidak diperlukan sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikenal oleh calon audience berarti memenangkan setengah dari “perang“, jadi&lt;br /&gt;yang diperlukan adalah lebih banyak bertindak (act) dan hilangkan rasa&lt;br /&gt;khawatir karena ingin sempurna.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6692586633678921833-4565196386710513815?l=feddy05.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feddy05.blogspot.com/feeds/4565196386710513815/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6692586633678921833&amp;postID=4565196386710513815' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/4565196386710513815'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/4565196386710513815'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feddy05.blogspot.com/2008/12/perfeksionis-itu-dilarang.html' title='Perfeksionis itu dilarang'/><author><name>Feddy Purnomo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14806744719343353841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6692586633678921833.post-3522668559579913778</id><published>2008-12-02T15:53:00.001+07:00</published><updated>2008-12-02T15:55:43.110+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><title type='text'>Syair Jajabaya Part 7</title><content type='html'>Susahe wong cilik.&lt;br /&gt;Bersusahlah rakyat kecil.&lt;br /&gt;Trouble will belong to the poor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh wong dakwa dinakwa.&lt;br /&gt;Banyak orang saling tuduh.&lt;br /&gt;Many will sue each other.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tindake manungsa saya kuciwa.&lt;br /&gt;Ulah manusia semakin tercela.&lt;br /&gt;Human behaviour will fall short of moral enlightenment.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ratu karo Ratu pada rembugan negara endi sing dipilih lan disenengi.&lt;br /&gt;Para raja berunding negeri mana yang dipilih dan disukai.&lt;br /&gt;Leaders will discuss and choose which countries are their favourites&lt;br /&gt;and which ones are not.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hore! Hore!&lt;br /&gt;Hore! Hore!&lt;br /&gt;HurraHurrah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong Jawa kari separo.&lt;br /&gt;Orang Jawa tinggal separo.&lt;br /&gt;The Javanese will remain half.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Landa-Cina kari sejodho.&lt;br /&gt;Belanda-Cina tinggal sepasang.&lt;br /&gt;The Dutch and the Chinese each will remain a pair.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh wong ijir, akeh wong cethil.&lt;br /&gt;Banyak orang kikir, banyak orang bakhil.&lt;br /&gt;Many become stingy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing eman ora keduman.&lt;br /&gt;Si hemat tidak mendapat bagian.&lt;br /&gt;The cautious ones will not get their portion.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing keduman ora eman.&lt;br /&gt;Yang mendapat bagian tidak berhemat.&lt;br /&gt;The ones who receive their portion will be prodigal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh wong mbambung.&lt;br /&gt;Banyak orang berulah dungu.&lt;br /&gt;Stupidity will be everywhere.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh wong limbung.&lt;br /&gt;Banyak orang limbung.&lt;br /&gt;Bewildered persons will be everywhere.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selot-selote mbesuk wolak-waliking jaman teka.&lt;br /&gt;Lambat-laun datanglah kelak terbaliknya jaman.&lt;br /&gt;One day, yet slowly, the age of turbulence will come.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6692586633678921833-3522668559579913778?l=feddy05.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feddy05.blogspot.com/feeds/3522668559579913778/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6692586633678921833&amp;postID=3522668559579913778' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/3522668559579913778'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/3522668559579913778'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feddy05.blogspot.com/2008/12/syair-jajabaya-part-7.html' title='Syair Jajabaya Part 7'/><author><name>Feddy Purnomo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14806744719343353841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6692586633678921833.post-3910468327227656153</id><published>2008-12-02T15:52:00.002+07:00</published><updated>2008-12-02T15:56:56.674+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><title type='text'>Syair Jajabaya Part 6</title><content type='html'>Pitik angrem saduwure pikulan.&lt;br /&gt;Ayam mengeram di atas pikulan.&lt;br /&gt;The hen will hacth eggs in a carrying pole.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maling wani nantang sing duwe omah.&lt;br /&gt;Pencuri menantang si empunya rumah.&lt;br /&gt;Thieves will not be afraid to challenge the target.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begal pada ndhugal.&lt;br /&gt;Penyamun semakin kurang ajar.&lt;br /&gt;Robbers will dissent into greater evil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rampok padha keplok-keplok.&lt;br /&gt;Perampok semua bersorak-sorai.&lt;br /&gt;Looters will be given applause.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong momong mitenah sing diemong.&lt;br /&gt;Si pengasuh memfitnah yang diasuh&lt;br /&gt;People will slander their caregivers.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong jaga nyolong sing dijaga.&lt;br /&gt;Si penjaga mencuri yang dijaga.&lt;br /&gt;Guards will steel the very things they are to protect.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong njamin njaluk dijamin.&lt;br /&gt;Si penjamin minta dijamin.&lt;br /&gt;Guarantors will ask for collateral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh wong mendem donga.&lt;br /&gt;Banyak orang mabuk doa.&lt;br /&gt;Many will ask for blessings.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kana-kene rebutan unggul.&lt;br /&gt;Di mana-mana berebut menang.&lt;br /&gt;Everybody will compete for personal victory.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angkara murka ngombro-ombro.&lt;br /&gt;Angkara murka menjadi-jadi.&lt;br /&gt;Ruthlessness will be everywhere.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agama ditantang.&lt;br /&gt;Agama ditantang.&lt;br /&gt;Religions will be questioned.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh wong angkara murka.&lt;br /&gt;Banyak orang angkara murka.&lt;br /&gt;Many people will be greedy for power, wealth and position.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nggedhekake duraka.&lt;br /&gt;Membesar-besarkan durhaka.&lt;br /&gt;Rebelliousness will increase.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukum agama dilanggar.&lt;br /&gt;Hukum agama dilanggar.&lt;br /&gt;Religious law will be broken.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prikamanungsan di-iles-iles.&lt;br /&gt;Perikemanusiaan diinjak-injak.&lt;br /&gt;Human rights will be violated.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasusilan ditinggal.&lt;br /&gt;Tata susila diabaikan&lt;br /&gt;Ethics will left behind.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh wong edan, jahat lan kelangan akal budi.&lt;br /&gt;Banyak orang gila, jahat dan hilang akal budi.&lt;br /&gt;Many will be insane, cruel and immoral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong cilik akeh sing kepencil.&lt;br /&gt;Rakyat kecil banyak tersingkir.&lt;br /&gt;Ordinary people will be segregated.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amarga dadi korbane si jahat sing jajil.&lt;br /&gt;Karena menjadi kurban si jahat si laknat.&lt;br /&gt;They will become the victims of evil and cruel persons.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banjur ana Ratu duwe pengaruh lan duwe prajurit.&lt;br /&gt;Lalu datang Raja berpengaruh dan berprajurit.&lt;br /&gt;Then there will come a ruler who is influential.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lan duwe prajurit.&lt;br /&gt;Dan punya prajurit.&lt;br /&gt;And having armies.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negarane ambane saprawolon.&lt;br /&gt;Lebar negeri seperdelapan dunia.&lt;br /&gt;The country will measured one-eighth of the world.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tukang mangan suap saya ndadra.&lt;br /&gt;Pemakan suap semakin merajalela.&lt;br /&gt;The number of people who commit bribery will increase.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong jahat ditampa.&lt;br /&gt;Orang jahat diterima.&lt;br /&gt;The evil ones will be accepted.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong suci dibenci.&lt;br /&gt;Orang suci dibenci.&lt;br /&gt;The innocent ones will be rejected.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Timah dianggep perak.&lt;br /&gt;Timah dianggap perak.&lt;br /&gt;Tin will be thought to be silver.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emas diarani tembaga.&lt;br /&gt;Emas dibilang tembaga&lt;br /&gt;Gold will be thought to be copper.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dandang dikandakake kuntul.&lt;br /&gt;Gagak disebut bangau.&lt;br /&gt;A crow will be thought to be an heron.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong dosa sentosa.&lt;br /&gt;Orang berdosa sentausa.&lt;br /&gt;The sinful ones will be safe and live in tranquility.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong cilik disalahake.&lt;br /&gt;Rakyat jelata dipersalahkan.&lt;br /&gt;The poor will be blamed.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong nganggur kesungkur.&lt;br /&gt;Si penganggur tersungkur.&lt;br /&gt;The unemployed will be rooted up.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong sregep krungkep.&lt;br /&gt;Si tekun terjerembab.&lt;br /&gt;The diligent ones will be forced down.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong nyengit kesengit.&lt;br /&gt;Orang busuk hati dibenci.&lt;br /&gt;The people will seek revenge against the fiercely violent ones.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buruh mangluh.&lt;br /&gt;Buruh menangis.&lt;br /&gt;Workers will suffer from overwork.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong sugih krasa wedi.&lt;br /&gt;Orang kaya ketakutan.&lt;br /&gt;The rich will feel unsafe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong wedi dadi priyayi.&lt;br /&gt;Orang takut jadi priyayi.&lt;br /&gt;People who belong to the upper class will feel insecure.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senenge wong jahat.&lt;br /&gt;Berbahagialah si jahat.&lt;br /&gt;Happiness will belong to the evil persons.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6692586633678921833-3910468327227656153?l=feddy05.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feddy05.blogspot.com/feeds/3910468327227656153/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6692586633678921833&amp;postID=3910468327227656153' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/3910468327227656153'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/3910468327227656153'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feddy05.blogspot.com/2008/12/syair-jajabaya-part-6.html' title='Syair Jajabaya Part 6'/><author><name>Feddy Purnomo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14806744719343353841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6692586633678921833.post-1237337762927788771</id><published>2008-12-02T15:51:00.002+07:00</published><updated>2008-12-02T15:58:05.197+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><title type='text'>Syair Jajabaya Part 5</title><content type='html'>Akeh bandha musna ora karuan lungane.&lt;br /&gt;Akeh pangkat lan drajat pada minggat ora karuan sababe&lt;br /&gt;Banyak harta hilang entah ke mana.&lt;br /&gt;Banyak pangkat dan derajat lenyap entah mengapa.&lt;br /&gt;There will be disappearance of great riches, titles, and jobs.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh barang-barang haram, akeh bocah haram.&lt;br /&gt;Banyak barang haram, banyak anak haram.&lt;br /&gt;There will be many illegal goods.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bejane sing lali, bejane sing eling.&lt;br /&gt;Beruntunglah si lupa, beruntunglah si sadar.&lt;br /&gt;Good luck for the ignoramus, good luck for anyone who is aware.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nanging sauntung-untunge sing lali.&lt;br /&gt;Tapi betapapun beruntung si lupa.&lt;br /&gt;Yet, no matter how lucky is the ignoramus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isih untung sing waspada.&lt;br /&gt;Masih lebih beruntung si waspada.&lt;br /&gt;It is more lucky for anyone who is alert.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angkara murka saya ndadi.&lt;br /&gt;Angkara murka semakin menjadi.&lt;br /&gt;Ruthlessness will become worse.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kana-kene saya bingung.&lt;br /&gt;Di sana-sini makin bingung.&lt;br /&gt;Everywhere the situation will be chaotic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pedagang akeh alangane.&lt;br /&gt;Pedagang banyak rintangan.&lt;br /&gt;Doing business will be more difficult.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh buruh nantang juragan.&lt;br /&gt;Banyak buruh melawan majikan.&lt;br /&gt;Workers will challenge their employers.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juragan dadi umpan.&lt;br /&gt;Majikan menjadi umpan.&lt;br /&gt;The employers will become bait.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing suwarane seru oleh pengaruh.&lt;br /&gt;Yang bersuara tinggi mendapat pengaruh.&lt;br /&gt;Those who speak out will be more influential.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong pinter diingar-ingar.&lt;br /&gt;Si pandai direcoki.&lt;br /&gt;The wise ones will be ridiculed.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong ala diuja.&lt;br /&gt;Si jahat dimanjakan.&lt;br /&gt;The evil ones will be spoiled.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong ngerti mangan ati.&lt;br /&gt;Orang yang mengerti makan hati.&lt;br /&gt;The knowledgeable ones will be in much distress.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandha dadi memala.&lt;br /&gt;Hartabenda menjadi penyakit&lt;br /&gt;The material comfort will incite crime.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pangkat dadi pemikat.&lt;br /&gt;Pangkat menjadi pemukau.&lt;br /&gt;Rank and position will become enticing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing sawenang-wenang rumangsa menang.&lt;br /&gt;Yang sewenang-wenang merasa menang&lt;br /&gt;Those who act arbitrarily will feel as if they are the winners.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing ngalah rumangsa kabeh salah.&lt;br /&gt;Yang mengalah merasa serba salah.&lt;br /&gt;Those who act wisely will feel as if everything is wrong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ana Bupati saka wong sing asor imane.&lt;br /&gt;Ada raja berasal orang beriman rendah.&lt;br /&gt;There will be leaders who are weak in their faith.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Patihe kepala judhi.&lt;br /&gt;Maha menterinya benggol judi&lt;br /&gt;The chief minister is no one but a leader of the gamblers.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong sing atine suci dibenci.&lt;br /&gt;Yang berhati suci dibenci&lt;br /&gt;Those who have a holy heart will be rejected.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong sing jahat lan pinter jilat saya derajat.&lt;br /&gt;Yang jahat dan pandai menjilat makin kuasa.&lt;br /&gt;Those who are evil, and know how to flatter their boss, will be promoted.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerasan saya ndadra.&lt;br /&gt;Pemerasan merajalela.&lt;br /&gt;Human exploitation will be worse.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maling lungguh wetenge mblenduk.&lt;br /&gt;Pencuri duduk berperut gendut.&lt;br /&gt;The corpulent thieves will be able to sit back and relax.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6692586633678921833-1237337762927788771?l=feddy05.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feddy05.blogspot.com/feeds/1237337762927788771/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6692586633678921833&amp;postID=1237337762927788771' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/1237337762927788771'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/1237337762927788771'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feddy05.blogspot.com/2008/12/syair-jajabaya-part-5.html' title='Syair Jajabaya Part 5'/><author><name>Feddy Purnomo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14806744719343353841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6692586633678921833.post-6487054758434937021</id><published>2008-12-02T15:50:00.001+07:00</published><updated>2008-12-02T15:50:40.666+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><title type='text'>Syair Jajabaya Part 4</title><content type='html'>Sing dodol akal okol.&lt;br /&gt;Si penjual bermain siasat.&lt;br /&gt;Sellers will play tricks and muscles.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong golek pangan kaya gabah diinteri.&lt;br /&gt;Mencari rizki ibarat gabah ditampi.&lt;br /&gt;The way people earn a living will be as paddies being sifted.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing kebat kliwat.&lt;br /&gt;Siapa tangkas lepas.&lt;br /&gt;Some will go wild out of control.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing telah sambat.&lt;br /&gt;Siapa terlanjur menggerutu.&lt;br /&gt;Those who are too far groaning.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing gedhe kesasar.&lt;br /&gt;Si besar tersasar.&lt;br /&gt;The ones on the top will get lost.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing cilik kepleset.&lt;br /&gt;Si kecil terpeleset.&lt;br /&gt;The ordinary people will slip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing anggak ketunggak.&lt;br /&gt;Si congkak terbentur.&lt;br /&gt;The arrogant ones will be collided.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing wedi mati.&lt;br /&gt;Si takut mati.&lt;br /&gt;The fearful ones will not survive.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing nekat mbrekat.&lt;br /&gt;Si nekat mendapat berkat.&lt;br /&gt;The risk takers will be successful.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing jerih ketindhih.&lt;br /&gt;Si hati kecil tertindih&lt;br /&gt;The ones who are afraid will be crushed.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing ngawur makmur.&lt;br /&gt;Yang ngawur makmur&lt;br /&gt;The careless ones will be wealthy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing ngati-ati ngrintih.&lt;br /&gt;Yang berhati-hati merintih.&lt;br /&gt;The careful ones will whine about their suffering.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing ngedan keduman.&lt;br /&gt;Yang main gila menerima bagian.&lt;br /&gt;The crazy ones will get their portion.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing waras nggagas.&lt;br /&gt;Yang sehat pikiran berpikir.&lt;br /&gt;The ones who are healthy will think wisely.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong tani ditaleni.&lt;br /&gt;Si tani diikat.&lt;br /&gt;The farmers will be controlled.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong dora ura-ura.&lt;br /&gt;Si bohong menyanyi-nyanyi&lt;br /&gt;Those who are corrupt will sing happily.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ratu ora netepi janji, musna panguwasane.&lt;br /&gt;Raja ingkar janji, hilang wibawanya.&lt;br /&gt;The rulers do not keep their promises, will lose their power.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bupati dadi rakyat.&lt;br /&gt;Pegawai tinggi menjadi rakyat.&lt;br /&gt;The leaders will become ordinary persons.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong cilik dadi priyayi.&lt;br /&gt;Rakyat kecil jadi priyayi.&lt;br /&gt;The ordinary people will become leaders.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing mendele dadi gedhe.&lt;br /&gt;Yang curang jadi besar.&lt;br /&gt;The dishonest persons will rise to the top.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing jujur kojur.&lt;br /&gt;Yang jujur celaka.&lt;br /&gt;The honest ones will be unlucky.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh omah ing ndhuwur jaran.&lt;br /&gt;Banyak rumah di punggung kuda.&lt;br /&gt;There will be many houses on horses' back.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong mangan wong.&lt;br /&gt;Orang makan sesamanya.&lt;br /&gt;People will attack other people.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak lali bapak.&lt;br /&gt;Anak lupa bapa.&lt;br /&gt;Children will ignore their fathers.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong tuwa lali tuwane.&lt;br /&gt;Orang tua lupa ketuaan mereka.&lt;br /&gt;The olds forget their oldness.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pedagang adol barang saya laris.&lt;br /&gt;Jualan pedagang semakin laris.&lt;br /&gt;Merchants will sell out of their merchandise.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandhane saya ludhes.&lt;br /&gt;Namun harta mereka makin habis.&lt;br /&gt;Yet, they will lose money.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh wong mati kaliren ing sisihe pangan.&lt;br /&gt;Banyak orang mati lapar di samping makanan.&lt;br /&gt;Many people will die from starvation in prosperous times.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh wong nyekel bandha nanging uripe sangsara.&lt;br /&gt;Banyak orang berharta tapi hidup sengsara.&lt;br /&gt;Many people will have lots of money yet, be unhappy in their live.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing edan bisa dandan.&lt;br /&gt;Yang gila bisa bersolek.&lt;br /&gt;The crazy one will be beautifully attired.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing bengkong bisa nggalang gedhong.&lt;br /&gt;Si bengkok membangun mahligai.&lt;br /&gt;The insane will be able to build a lavish estate.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong waras lan adil uripe nggrantes lan kepencil.&lt;br /&gt;Yang waras dan adil hidup merana dan tersisih.&lt;br /&gt;The ones who are fair and sane will suffer in their lives and will be&lt;br /&gt;isolated.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ana peperangan ing njero.&lt;br /&gt;Terjadi perang di dalam.&lt;br /&gt;There will be internal wars.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Timbul amarga para pangkat akeh sing padha salah paham.&lt;br /&gt;Terjadi karena para pembesar banyak salah faham.&lt;br /&gt;As a result of misunderstandings between those at the top.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Durjana saya ngambra-ambra.&lt;br /&gt;Kejahatan makin merajalela.&lt;br /&gt;The numbers of evil doers will increase sharply.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjahat saya tambah.&lt;br /&gt;Penjahat makin banyak.&lt;br /&gt;There will be more criminals.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong apik saya sengsara.&lt;br /&gt;Yang baik makin sengsara.&lt;br /&gt;The good people will live in misery.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh wong mati jalaran saka peperangan.&lt;br /&gt;Banyak orang mati karena perang.&lt;br /&gt;There will be many people die in a war.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebingungan lan kobongan.&lt;br /&gt;Karena bingung dan kebakaran.&lt;br /&gt;Others will be disoriented, and their property burnt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong bener saya thenger-thenger.&lt;br /&gt;Si benar makin tertegun.&lt;br /&gt;The honest will be confused.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong salah saya bungah-bungah.&lt;br /&gt;Si salah makin sorak sorai.&lt;br /&gt;The dishonest will be joyful.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;__._,_.___&lt;br /&gt;Messages in this topic (4) Reply (via web post) | Start a new topic&lt;br /&gt;Messages | Links | Database | Members | Calendar&lt;br /&gt;GIVING IS RECEIVING&lt;br /&gt;DENGAN MEMBERI SECARA TULUS DAN IKLAS, KITA AKAN MENDAPATKAN BERKALI-KALI  LIPAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukum karma (sebab dan akibat)&lt;br /&gt;Apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituai.&lt;br /&gt;Menanam kebaikan akan menuai kebaikan.&lt;br /&gt;Menanam kejahatan akan menuai kejahatan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6692586633678921833-6487054758434937021?l=feddy05.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feddy05.blogspot.com/feeds/6487054758434937021/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6692586633678921833&amp;postID=6487054758434937021' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/6487054758434937021'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/6487054758434937021'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feddy05.blogspot.com/2008/12/syair-jajabaya-part-4.html' title='Syair Jajabaya Part 4'/><author><name>Feddy Purnomo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14806744719343353841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6692586633678921833.post-2819549483485080039</id><published>2008-12-02T15:49:00.001+07:00</published><updated>2008-12-02T15:49:44.299+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><title type='text'>Syair Jajabaya Part 3</title><content type='html'>Guru disatru.&lt;br /&gt;Guru dimusuhi.&lt;br /&gt;Guru is treated as an enemy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tangga padha curiga.&lt;br /&gt;Tetangga saling curiga.&lt;br /&gt;Neighbours will become suspicious of each other.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kana-kene saya angkara murka.&lt;br /&gt;Angkara murka semakin menjadi-jadi.&lt;br /&gt;And ruthlessness will be everywhere.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing weruh kebubuhan.&lt;br /&gt;Barangsiapa tahu terkena beban.&lt;br /&gt;The eyewitness has to take the responsibility.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing ora weruh ketutuh.&lt;br /&gt;Sedang yang tak tahu disalahkan.&lt;br /&gt;The ones who know nothing will be prosecuted.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besuk yen ana peperangan.&lt;br /&gt;Kelak jika terjadi perang.&lt;br /&gt;One day when there will armagedon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teka saka wetan, kulon, kidul lan lor.&lt;br /&gt;Datang dari timur, barat, selatan, dan utara.&lt;br /&gt;In the east, in the west, in the south, and in the north.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh wong becik saya sengsara.&lt;br /&gt;Banyak orang baik makin sengsara.&lt;br /&gt;Good people will suffer more.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong jahat saya seneng.&lt;br /&gt;Sedang yang jahat makin bahagia.&lt;br /&gt;Bad people will be happier.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wektu iku akeh dhandhang diunekake kuntul.&lt;br /&gt;Ketika itu burung gagak dibilang bangau.&lt;br /&gt;When this happens, crow will be said heron.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong salah dianggep bener.&lt;br /&gt;Orang salah dipandang benar.&lt;br /&gt;The wrong person will be assumed to be honest.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengkhianat nikmat.&lt;br /&gt;Pengkhianat nikmat.&lt;br /&gt;Betrayers will live in the utmost of material comfort.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Durjana saya sempurna.&lt;br /&gt;Durjana semakin sempurna.&lt;br /&gt;The deceitful will decline even further.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong jahat munggah pangkat.&lt;br /&gt;Orang jahat naik pangkat.&lt;br /&gt;The evil persons will rise to the top.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong lugu kebelenggu.&lt;br /&gt;Orang yang lugu dibelenggu.&lt;br /&gt;The modest will be trapped.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong mulya dikunjara.&lt;br /&gt;Orang yang mulia dipenjara.&lt;br /&gt;The noble will be imprisoned.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing curang garang.&lt;br /&gt;Yang curang berkuasa.&lt;br /&gt;The fraudulent will be ferocious.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sing jujur kojur.&lt;br /&gt;Yang jujur sengsara.&lt;br /&gt;The honest will unlucky.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pedagang akeh sing keplarang.&lt;br /&gt;Pedagang banyak yang tenggelam.&lt;br /&gt;Many merchants will fly in a mess.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong main akeh sing ndadi.&lt;br /&gt;Penjudi banyak merajalela.&lt;br /&gt;Gamblers will become more addicted to gambling.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh barang haram.&lt;br /&gt;Banyak barang haram.&lt;br /&gt;Illegal things will be everywhere.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh anak haram.&lt;br /&gt;Banyak anak haram.&lt;br /&gt;Many babies will be born outside of legal marriage.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong wadon nglamar wong lanang.&lt;br /&gt;Perempuan melamar laki-laki.&lt;br /&gt;Women will propose marriage.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong lanang ngasorake drajate dhewe.&lt;br /&gt;Laki-laki memperhina derajat sendiri.&lt;br /&gt;Men will lower their own status.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh barang-barang mlebu luang.&lt;br /&gt;Banyak barang terbuang-buang.&lt;br /&gt;The merchandise will be left unsold.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh wong kaliren lan wuda.&lt;br /&gt;Banyak orang lapar dan telanjang.&lt;br /&gt;Many people will suffer from starve and stark-naked.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong tuku ngglenik sing dodol.&lt;br /&gt;Pembeli membujuk penjual.&lt;br /&gt;Buyers will flatter the sellers.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6692586633678921833-2819549483485080039?l=feddy05.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feddy05.blogspot.com/feeds/2819549483485080039/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6692586633678921833&amp;postID=2819549483485080039' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/2819549483485080039'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/2819549483485080039'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feddy05.blogspot.com/2008/12/syair-jajabaya-part-3.html' title='Syair Jajabaya Part 3'/><author><name>Feddy Purnomo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14806744719343353841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6692586633678921833.post-48719028658772989</id><published>2008-12-02T15:47:00.000+07:00</published><updated>2008-12-02T15:48:40.838+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><title type='text'>Syair Jajabaya Part 2</title><content type='html'>Wong lanang ilang kaprawirane.&lt;br /&gt;Laki-laki hilang perwira&lt;br /&gt;Men will loose their courage.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh wong lanang ora duwe bojo.&lt;br /&gt;Banyak laki-laki tak mau beristri.&lt;br /&gt;Men will choose not to get married.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh wong wadon ora setya marang bojone.&lt;br /&gt;Banyak perempuan ingkar pada suami.&lt;br /&gt;Women will be unfaithful to their husbands.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh ibu padha ngedol anake.&lt;br /&gt;Banyak ibu menjual anak.&lt;br /&gt;Mothers will sell their babies.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh wong wadon ngedol awake.&lt;br /&gt;Banyak perempuan menjual diri.&lt;br /&gt;Women will engage in prostitution.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh wong ijol bebojo.&lt;br /&gt;Banyak orang tukar pasangan.&lt;br /&gt;Couples will trade partners.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong wadon nunggang jaran.&lt;br /&gt;Perempuan menunggang kuda.&lt;br /&gt;Women will ride horses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong lanang linggih plangki.&lt;br /&gt;Laki-laki naik tandu.&lt;br /&gt;Men will be carried in a stretcher.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Randha seuang loro.&lt;br /&gt;Dua janda harga seuang (Red.: seuang = 8,5 sen).&lt;br /&gt;Two divorcees will be valued at 8,5 cents.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prawan seaga lima.&lt;br /&gt;Lima perawan lima picis.&lt;br /&gt;A virgin will be valued at 10 cents.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dhudha pincang laku sembilan uang.&lt;br /&gt;Duda pincang laku sembilan uang.&lt;br /&gt;A crippled widower will be valued at nine uang's&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh wong ngedol ngelmu.&lt;br /&gt;Banyak orang berdagang ilmu.&lt;br /&gt;Many will earn their living by trading their knowledge.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh wong ngaku-aku.&lt;br /&gt;Banyak orang mengaku diri.&lt;br /&gt;Many will claims other's merits as their own.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Njabane putih njerone dhadhu.&lt;br /&gt;Di luar putih di dalam jingga.&lt;br /&gt;White outwardly but orange inwardly&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngakune suci, nanging sucine palsu.&lt;br /&gt;Mengaku suci, tapi palsu belaka.&lt;br /&gt;They will proclaim their righteousness despite their sinful ways.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh bujuk akeh lojo.&lt;br /&gt;Banyak tipu banyak muslihat.&lt;br /&gt;Many will use sly and dirty tricks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh udan salah mangsa.&lt;br /&gt;Banyak hujan salah musim.&lt;br /&gt;Rains will fall in the wrong season.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh prawan tuwa.&lt;br /&gt;Banyak perawan tua.&lt;br /&gt;Many women will remain virgins into their old age.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh randha nglairake anak.&lt;br /&gt;Banyak janda melahirkan bayi.&lt;br /&gt;Many divorcees will give birth.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh jabang bayi lahir nggoleki bapakne.&lt;br /&gt;Banyak anak lahir mencari bapanya.&lt;br /&gt;Newborns will search for their fathers.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agama akeh sing nantang.&lt;br /&gt;Agama banyak ditentang.&lt;br /&gt;Religions will be attacked.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prikamanungsan saya ilang.&lt;br /&gt;Perikemanusiaan semakin hilang.&lt;br /&gt;Humanitarianism will no longer have importance.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Omah suci dibenci.&lt;br /&gt;Rumah suci dijauhi.&lt;br /&gt;Holy temples will be hated.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Omah ala saya dipuja.&lt;br /&gt;Rumah maksiat makin dipuja.&lt;br /&gt;They will be more fond of praising evil places.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong wadon lacur ing ngendi-endi.&lt;br /&gt;Di mana-mana perempuan lacur&lt;br /&gt;Prostitution will be everywhere.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh laknat.&lt;br /&gt;Banyak kutuk&lt;br /&gt;There will be many worthy of damnation.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh pengkianat.&lt;br /&gt;Banyak pengkhianat.&lt;br /&gt;There will be many betrayals.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak mangan bapak.&lt;br /&gt;Anak makan bapak.&lt;br /&gt;Children will be against father.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedulur mangan sedulur.&lt;br /&gt;Saudara makan saudara.&lt;br /&gt;Siblings will be against siblings.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kanca dadi mungsuh.&lt;br /&gt;Kawan menjadi lawan.&lt;br /&gt;Friends will become enemies.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6692586633678921833-48719028658772989?l=feddy05.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feddy05.blogspot.com/feeds/48719028658772989/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6692586633678921833&amp;postID=48719028658772989' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/48719028658772989'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/48719028658772989'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feddy05.blogspot.com/2008/12/syair-jajabaya-part-2.html' title='Syair Jajabaya Part 2'/><author><name>Feddy Purnomo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14806744719343353841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6692586633678921833.post-5500143924653285748</id><published>2008-10-29T19:33:00.000+07:00</published><updated>2008-10-29T19:34:59.646+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><title type='text'>Sastra Jawa</title><content type='html'>Syair Jayabaya&lt;br /&gt;Jayabaya's Words&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besuk yen wis ana kreta tanpa jaran.&lt;br /&gt;Kelak jika sudah ada kereta tanpa kuda.&lt;br /&gt;One day there will be a cart without a horse.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanah Jawa kalungan wesi.&lt;br /&gt;Tanah Jawa berkalung besi.&lt;br /&gt;The island of Java will wear a necklace of iron.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prahu mlaku ing dhuwur awang-awang.&lt;br /&gt;Perahu berlayar di ruang angkasa.&lt;br /&gt;There will be a boat flying in the sky.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ilang kedhunge.&lt;br /&gt;Sungai kehilangan lubuk.&lt;br /&gt;The river will loose its current.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasar ilang kumandhang.&lt;br /&gt;Pasar kehilangan suara.&lt;br /&gt;There will be markets without crowds.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iku tandha yen tekane jaman Jayabaya wis cedhak.&lt;br /&gt;Itulah pertanda jaman Jayabaya telah mendekat.&lt;br /&gt;These are the signs that the Jayabaya era is coming.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bumi saya suwe saya mengkeret.&lt;br /&gt;Bumi semakin lama semakin mengerut.&lt;br /&gt;The earth will shrink.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekilan bumi dipajeki.&lt;br /&gt;Sejengkal tanah dikenai pajak.&lt;br /&gt;Every inch of land will be taxed.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaran doyan mangan sambel.&lt;br /&gt;Kuda suka makan sambal.&lt;br /&gt;Horses will devour chili sauce.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong wadon nganggo pakeyan lanang.&lt;br /&gt;Orang perempuan berpakaian lelaki.&lt;br /&gt;Women will dress in men's clothes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iku tandhane yen wong bakal nemoni wolak-waliking jaman.&lt;br /&gt;Itu pertanda orang akan mengalami jaman berbolak-balik.&lt;br /&gt;These are signs that the people is facing the era of turning upside down.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh janji ora ditetepi.&lt;br /&gt;Banyak janji tidak ditepati.&lt;br /&gt;Many promises unkept.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh wong wani nglanggar sumpahe dhewe.&lt;br /&gt;Banyak orang berani melanggar sumpah sendiri.&lt;br /&gt;Many break their oath.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manungsa padha seneng nyalah.&lt;br /&gt;Orang-orang saling lempar kesalahan.&lt;br /&gt;People will tend to blame on each other.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ora ngendahake hukum Allah.&lt;br /&gt;Tak peduli akan hukum Allah.&lt;br /&gt;They will ignore God's law.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang jahat diangkat-angkat.&lt;br /&gt;Yang jahat dijunjung-junjung.&lt;br /&gt;Evil things will be lifted up.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang suci dibenci.&lt;br /&gt;Yang suci (justru) dibenci.&lt;br /&gt;Holy things will be despised.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh manungsa mung ngutamakke dhuwit.&lt;br /&gt;Banyak orang hanya mementingkan uang.&lt;br /&gt;Many people will become fixated on money.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lali kamanungsan.&lt;br /&gt;Lupa jati kemanusiaan.&lt;br /&gt;Ignoring humanity.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lali kabecikan.&lt;br /&gt;Lupa hikmah kebaikan.&lt;br /&gt;Forgetting kindness.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lali sanak lali kadang.&lt;br /&gt;Lupa sanak lupa saudara.&lt;br /&gt;Abandoning their families.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh bapa lali anak.&lt;br /&gt;Banyak ayah lupa anak.&lt;br /&gt;Fathers will abandon their children.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh anak wani nglawan ibu.&lt;br /&gt;Banyak anak berani melawan ibu.&lt;br /&gt;Children will be disrespectful to their mothers.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nantang bapa.&lt;br /&gt;Menantang ayah.&lt;br /&gt;And battle against their fathers.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedulur padha cidra.&lt;br /&gt;Saudara dan saudara saling khianat.&lt;br /&gt;Siblings will collide violently.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kulawarga padha curiga.&lt;br /&gt;Keluarga saling curiga.&lt;br /&gt;Family members will be suspicious of each other.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kanca dadi mungsuh.&lt;br /&gt;Kawan menjadi lawan.&lt;br /&gt;Friends become enemies.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh manungsa lali asale.&lt;br /&gt;Banyak orang lupa asal-usul.&lt;br /&gt;People will forget their roots.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukuman Ratu ora adil.&lt;br /&gt;Hukuman Raja tidak adil&lt;br /&gt;The ruler's judgements will be unjust.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh pangkat sing jahat lan ganjil.&lt;br /&gt;Banyak pembesar jahat dan ganjil&lt;br /&gt;There will be many peculiar and evil leaders.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh kelakuan sing ganjil.&lt;br /&gt;Banyak ulah-tabiat ganjil&lt;br /&gt;Many will behave strangely.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong apik-apik padha kapencil.&lt;br /&gt;Orang yang baik justru tersisih.&lt;br /&gt;Good people will be isolated.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akeh wong nyambut gawe apik-apik padha krasa isin.&lt;br /&gt;Banyak orang kerja halal justru malu.&lt;br /&gt;Many people will be too embarrassed to do the right things.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luwih utama ngapusi.&lt;br /&gt;Lebih mengutamakan menipu.&lt;br /&gt;Choosing falsehood instead.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wegah nyambut gawe.&lt;br /&gt;Malas menunaikan kerja.&lt;br /&gt;Many will be lazy to work.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepingin urip mewah.&lt;br /&gt;Inginnya hidup mewah.&lt;br /&gt;Seduced by luxury.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngumbar nafsu angkara murka, nggedhekake duraka.&lt;br /&gt;Melepas nafsu angkara murka, memupuk durhaka.&lt;br /&gt;They will take the easy path of crime and deceit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong bener thenger-thenger.&lt;br /&gt;Si benar termangu-mangu.&lt;br /&gt;The honest will be confused.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong salah bungah.&lt;br /&gt;Si salah gembira ria.&lt;br /&gt;The dishonest will be joyful.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong apik ditampik-tampik.&lt;br /&gt;Si baik ditolak ditampik.&lt;br /&gt;The good will be rejected.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong jahat munggah pangkat.&lt;br /&gt;Si jahat naik pangkat.&lt;br /&gt;The evil ones will rise to the top.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong agung kasinggung.&lt;br /&gt;Yang mulia dilecehkan&lt;br /&gt;Noble people will be abused.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong ala kapuja.&lt;br /&gt;Yang jahat dipuji-puji.&lt;br /&gt;Evil doers will be worshipped.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong wadon ilang kawirangane.&lt;br /&gt;Perempuan hilang malu.&lt;br /&gt;Women will become shameless.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6692586633678921833-5500143924653285748?l=feddy05.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feddy05.blogspot.com/feeds/5500143924653285748/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6692586633678921833&amp;postID=5500143924653285748' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/5500143924653285748'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/5500143924653285748'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feddy05.blogspot.com/2008/10/sastra-jawa.html' title='Sastra Jawa'/><author><name>Feddy Purnomo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14806744719343353841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6692586633678921833.post-7703565075260438323</id><published>2008-10-10T16:50:00.000+07:00</published><updated>2008-10-10T16:51:17.975+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Impian Menciptakan Energi Besar untuk Berprestasi</title><content type='html'>Impian menjadikan manusia penuh vitalitas dalam bekerja. Impian itu sendiri&lt;br /&gt;sebenarnya merupakan sumber energi menghadapi tantangan yang tidak gampang.&lt;br /&gt;Menurut Anais Nin, (Hidup ini mengerut atau berkembang sesuai dengan&lt;br /&gt;keteguhan hati seseorang). Ada 4 tip sederhana guna menjadikan impian&lt;br /&gt;sebagai sumber energi kita yaitu disingkat dengan kata PLUS, yaitu; Percaya,&lt;br /&gt;Loyalitas, Ulet dan Sikap Mental Positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tip pertama adalah Rasa Percaya menjadikan seseorang pantang menyerah,&lt;br /&gt;meskipun mungkin orang lain mengkritik atau menghalangi. Kepercayaan itu&lt;br /&gt;juga membentuk kesadaran bahwa manusia diciptakan di dunia ini sebagai&lt;br /&gt;pemenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tip yang kedua adalah Loyalitas atau fokus untuk merealisasikan impian.&lt;br /&gt;Untuk mendapatkan daya dorong yang luar biasa, maka tentukan pula target&lt;br /&gt;waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tip yang ketiga adalah ulet. Sebuah impian menjadikan seseorang bekerja&lt;br /&gt;lebih lama dan keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tip yang ke empat adalah sikap mental positif.&lt;br /&gt;http://www.gsn-soeki.com/wouw/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang mempunyai impian memahami bahwa keberhasilan memerlukan&lt;br /&gt;pengorbanan, kerja keras dan komitmen, waktu serta dukungan dari orang lain.&lt;br /&gt;Oleh sebab itu, mereka selalu bersemangat mengembangkan kemampuan tanpa&lt;br /&gt;henti dan mencapai kemajuan terus menerus hingga tanpa batas. Impian yang&lt;br /&gt;sudah menjadi nafas kehidupan merupakan daya dorong yang luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Impian Menjadikan Kehidupan Manusia Lebih Mudah Dijalani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Impian menjadikan manusia lebih kuat menghadapi segala rintangan dan&lt;br /&gt;tantangan. Sebab impian dapat menimbulkan kemauan keras untuk&lt;br /&gt;merealisasikannya. Para pencipta puisi Belanda atau Dutch Poet's Society&lt;br /&gt;mengatakan (Nothing is difficult to those who have the will), tidak ada&lt;br /&gt;sesuatupun yang sulit selama masih ada kemauan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bob William mampu berlari dengan menggunakan kedua tangan. Ia tidak&lt;br /&gt;merasakan sakit di tangannya. Sebab sebuah tujuan yang berarti menjadikan&lt;br /&gt;segala sesuatu dapat dilakukan dengan mudah dan menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunci kebahagiaan adalah mempunyai impian. Sedangkan kunci kesuksesan itu&lt;br /&gt;sendiri adalah mewujudkan impian. George Lucas mengatakan, ( Dreams are&lt;br /&gt;extremely important. You can't do it unless you imagine it ), impian&lt;br /&gt;sangatlah penting. Kau tidak akan dapat melakukan apa-apa sebelum kau&lt;br /&gt;membayangkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi jangan takut memimpikan sesuatu. Jadikan impian tersebut sebagai nafas&lt;br /&gt;kehidupan. Sebab impian yang kuat justru menjadikan perjuangan yang berat&lt;br /&gt;saat menggapainya sebagai sarana latihan mengoptimalkan kekuatan-kekuatan&lt;br /&gt;yang lain, misalnya kekuatan emosi, fisik, maupun rohani.*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa sulit tidak pernah berakhir, tetapi manusia yang ulet akan berhasil&lt;br /&gt;mengatasinya.&lt;br /&gt;http://www.gsn-soeki.com/wouw/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6692586633678921833-7703565075260438323?l=feddy05.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feddy05.blogspot.com/feeds/7703565075260438323/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6692586633678921833&amp;postID=7703565075260438323' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/7703565075260438323'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/7703565075260438323'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feddy05.blogspot.com/2008/10/impian-menciptakan-energi-besar-untuk.html' title='Impian Menciptakan Energi Besar untuk Berprestasi'/><author><name>Feddy Purnomo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14806744719343353841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6692586633678921833.post-8665688193517948216</id><published>2008-10-10T16:49:00.000+07:00</published><updated>2008-10-10T16:50:37.482+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Ada 10 Karakter Pemenang dan 10 Karakter Pecundang</title><content type='html'>01&gt; Ketika pemenang melakukan kesalahan dia berkata "saya salah!"&lt;br /&gt;Ketika pecundang melakukan kesalahan dia berkata, "ini bukan&lt;br /&gt;salah saya!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;02&gt; Pemenang berkata, "saya sudah baik, tapi saya bisa lebih baik&lt;br /&gt;lagi!"&lt;br /&gt;Pecundang berkata, "saya tidak sejelek orang lain!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;03&gt; Pemenang mencoba belajar dari setiap orang yang lebih baik dari&lt;br /&gt;pada dia.&lt;br /&gt;Pecundang selalu mencoba menjatuhkan orang lain dengan berbagai&lt;br /&gt;cara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;04&gt; Pemenang berkata, "mari saya kerjakan ini untuk anda!"&lt;br /&gt;Pecundang berkata, "itu bukan pekerjaan saya!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;05&gt; Pemenang berkata, "pasti ada cara lebih baik mengerjakannya!"&lt;br /&gt;Pecundang berkata, "begitulah biasanya dikerjakan disini!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;06&gt; Pemenang berkata, "ini sulit tapi mungkin!"&lt;br /&gt;Pecundang berkata, "ini mungkin tapi sangat sulit untuk&lt;br /&gt;mengerjakan!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;07&gt; Pemenang selalu mempunyai rencana-rencana.&lt;br /&gt;Pecundang selalu mencari alasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;08&gt; Pemenang mempunyai komitmen-komitmen.&lt;br /&gt;Pecundang hanya berjanji-janji saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;09&gt; Pemenang selalu menjadi bagian dari jawaban.&lt;br /&gt;Pecundang selalu menjadi bagian dari masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10&gt; Pemenang tuntas memecahkan masalah.&lt;br /&gt;Pecundang selalu tanggung-tanggung &amp; tidak pernah memecahkan&lt;br /&gt;masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Termasuk Dimanakah Anda?????? :-)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6692586633678921833-8665688193517948216?l=feddy05.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feddy05.blogspot.com/feeds/8665688193517948216/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6692586633678921833&amp;postID=8665688193517948216' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/8665688193517948216'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/8665688193517948216'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feddy05.blogspot.com/2008/10/ada-10-karakter-pemenang-dan-10.html' title='Ada 10 Karakter Pemenang dan 10 Karakter Pecundang'/><author><name>Feddy Purnomo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14806744719343353841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6692586633678921833.post-8829033440739726542</id><published>2008-09-22T16:20:00.000+07:00</published><updated>2008-09-22T16:22:05.528+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ilmu Netral'/><title type='text'>Salah Satu Sebab</title><content type='html'>*/Anda tahu kenapa Indonesia tidak menjadi negara maju?/*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena rakyat Indonesia sejak dini sudah didoktrin dengan lagu2&lt;br /&gt;yang tidak bermutu &amp; mengandung banyak kesalahan, mengajarkan&lt;br /&gt;kerancuan, dan menurunkan motivasi. mari kita buktikan :&lt;br /&gt;~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~&lt;br /&gt;"Balonku ada 5... rupa-rupa warnanya...&lt;br /&gt;merah, kuning, kelabu.. merah muda dan biru... meletus balon&lt;br /&gt;hijau, dorrrr!!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan warna-warna kelima balon tsb, kenapa tiba2 muncul warna&lt;br /&gt;hijau?&lt;br /&gt;Jadi jumlah balon sebenarnya ada 6, bukan 5 ! -:)&lt;br /&gt;~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~&lt;br /&gt;"Aku seorang kapiten... mempunyai pedang panjang...kalo berjalan&lt;br /&gt;prok..prok.. prok... aku seorang kapiten!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan di bait pertama dia cerita tentang pedangnya, tapi di&lt;br /&gt;baitkedua dia cerita tentang sepatunya (inkonsistensi)&lt;br /&gt;Harusnya dia tetap konsisten, misal jika ingin cerita tentang&lt;br /&gt;sepatunya seharusnya dia bernyanyi : "mempunyai sepatu baja&lt;br /&gt;(bukan pedang panjang)..&lt;br /&gt;kalo berjalan prok..prok.. prok.."&lt;br /&gt;nah, itu baru klop! jika ingin cerita tentang pedangnya, harusnya&lt;br /&gt;dia bernyanyi : "mempunyai pedang panjang... kalo berjalan&lt;br /&gt;ndul..gondal. ..gandul.. atau srek.. srek.. srek.." itu baru&lt;br /&gt;sesuai dgn kondisi pedang panjangnya!&lt;br /&gt;~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~&lt;br /&gt;"Bangun tidur ku terus mandi.. tidak lupa menggosok gigi..&lt;br /&gt;habis mandi ku tolong ibu.. membersihkan tempat tidurku.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan setelah habis mandi langsung membersihkan tempat tidur.&lt;br /&gt;Lagu ini membuat anak-anak tidak bisa terprogram secara baik dalam&lt;br /&gt;menyelesaikan tugasnya dan selalu terburu-buru.&lt;br /&gt;Sehabis mandi seharusnya si anak pakai baju dulu dan tidak langsung&lt;br /&gt;membersihkan tempat tidur dalam kondisi basah dan telanjang!&lt;br /&gt;~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~&lt;br /&gt;"Naik-naik ke puncak gunung..&lt;br /&gt;tinggi.. tinggi sekali..kiri kanan kulihat saja.. banyak pohon&lt;br /&gt;cemara.. 2X"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagu ini dapat membuat anak kecil kehilangan konsentrasi, semangat&lt;br /&gt;dan motivasi!&lt;br /&gt;Pada awal lagu terkesan semangat akan mendaki gunung yang tinggi&lt;br /&gt;tetapi kemudian ternyata setelah melihat jalanan yg tajam mendaki&lt;br /&gt;lalu jadi bingung dan gak tau mau berbuat apa, bisanya cuma&lt;br /&gt;noleh ke kiri ke kanan aja, gak maju2!&lt;br /&gt;~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~&lt;br /&gt;"Naik kereta api tut..tut..tut. . siapa hendak turut ke Bandung ..&lt;br /&gt;Sby..bolehlah naik dengan naik percuma..ayo kawanku lekas naik..&lt;br /&gt;keretaku tak berhenti lama"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, yg begini ini yg parah! mengajarkan anak-anak kalo sudah&lt;br /&gt;dewasa maunya gratis melulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantesan PJKA rugi terus! terutama jalur Jakarta-Malang&lt;br /&gt;danJakarta-Surabaya !&lt;br /&gt;~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~&lt;br /&gt;"Di pucuk pohon cempaka.. burung kutilang berbunyi.. bersiul2&lt;br /&gt;sepanjanghari dg tak jemu2..mengangguk2 sambil bernyanyi tri li&lt;br /&gt;li..li..li.. li..li.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini juga menyesatkan dan tidak mengajarkan kepada anak2 akan&lt;br /&gt;realita yg sebenarnya. Burung kutilang itu kalo nyanyi bunyinya&lt;br /&gt;cuit..cuit.. cuit !&lt;br /&gt;kalo tri li li li li itu bunyi kalo yang nyanyi orang (catatan:&lt;br /&gt;acara lagu anak2 dgn presenter agnes monica waktu dia masih kecil&lt;br /&gt;adalah Tra la la trili li!), bukan burung!&lt;br /&gt;~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~&lt;br /&gt;"Pok ame ame.. belalang kupu2.. siang makan nasi, kalo malam minum&lt;br /&gt;susu.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini jelas lagu dewasa dan tidak konsumsi anak2! karena yg&lt;br /&gt;disebutkan di atas itu adalah kegiatan orang dewasa, bukan anak&lt;br /&gt;kecil. Kalo anak kecil, karena belom boleh maem nasi, jadi gak&lt;br /&gt;pagi gak malem ya minum susu!&lt;br /&gt;~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~&lt;br /&gt;"Nina bobo nina bobo oh nina bobo... kalau tidak bobo digigit nyamuk"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menurut psikolog: jadi sekian tahun anak2 indonesia diajak tidur&lt;br /&gt;dgn lagu yg penuh nada mengancam&lt;br /&gt;~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~&lt;br /&gt;"Bintang kecil dilangit yg biru..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Bintang khan adanya malem, lah kalo malem mang warna langitnya&lt;br /&gt;biru?)&lt;br /&gt;~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~&lt;br /&gt;"Ibu kita Kartini...harum namanya" (Namanya Kartini atau Harum?)&lt;br /&gt;~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~&lt;br /&gt;"Pada hari minggu..naik delman istimewa kududuk di muka"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Nah, gak sopan khan..masa duduk di muka??)&lt;br /&gt;~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~&lt;br /&gt;"Cangkul-cangkul, cangkul yang dalam, menanam jagung dikebun kita..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(kalo mau nanam jagung, ngapain dalam-dalam emang mo bikin sumur?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasiaaaaan deh kita!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Non-text portions of this message have been removed]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6692586633678921833-8829033440739726542?l=feddy05.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feddy05.blogspot.com/feeds/8829033440739726542/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6692586633678921833&amp;postID=8829033440739726542' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/8829033440739726542'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/8829033440739726542'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feddy05.blogspot.com/2008/09/salah-satu-sebab.html' title='Salah Satu Sebab'/><author><name>Feddy Purnomo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14806744719343353841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6692586633678921833.post-8126506551842889567</id><published>2008-09-08T16:25:00.001+07:00</published><updated>2008-09-08T16:25:42.700+07:00</updated><title type='text'>Mengapa Orang Pintar Bisa Gagal?</title><content type='html'>Alangkah besar apa yang bisa diajarkan oleh kegagalan hidup tentang diri&lt;br /&gt;kita! Mereka yang memetik pelajaran dari kesalahannya bisa kembali dengan&lt;br /&gt;keadaan yang lebih kuat daripada sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda mungkin pernah gagal dalam karier anda. Satu-satunya cara untuk&lt;br /&gt;menghindari kegagalan adalah tidak pernah berusaha mengejar sukses; tetap&lt;br /&gt;tinggal di tempat anda sekarang. Sebenarnya anda bisa memetik pelajaran dari&lt;br /&gt;kegagalan, memikirkan apa yang tidak beres dan memperbaikinya. Anda&lt;br /&gt;mempunyai kekuatan untuk berubah. Bahkan seorang yang sukses seperti Samuel&lt;br /&gt;Beckett, penulis lakon sandiwara paling terkemuka di abad kedua puluh ini,&lt;br /&gt;pernah menulis bahwa dia merasa tidak asing lagi dengan kegagalan, “setelah&lt;br /&gt;bernafas dalam-dalam dengan udaranya yang menggairahkan hidup.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian cermat terhadap kekalahan sangat penting. Anda harus menghadapi&lt;br /&gt;kegagalan untuk menghindari kemungkinan mengulanginya. Berdasarkan wawancara&lt;br /&gt;dengan hampir 200 orang yang telah berhasil mengatasi kegagalan karier yang&lt;br /&gt;besar, berikut ada enam alasan paling umum untuk kegagalan. Siapa pun anda,&lt;br /&gt;mungkin anda menemukan diri anda dalam daftar ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1–Kurangnya Ketrampilan Sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan orang yang kurang memiliki ketrampilan sosial beralasan bahwa&lt;br /&gt;“politik kantor”-lah penyebab kegagalan mereka. Namun, politik kantor tak&lt;br /&gt;lebih dari interaksi normal antara para karyawan. Bila anda mendapat&lt;br /&gt;kesulitan dengan “politik kantor”, mungkin anda benar-benar mempunyai&lt;br /&gt;kesulitan dalam berhubungan dengan orang lain. Kebanyakan karier melibatkan&lt;br /&gt;orang lain. Seberapa pun hebatnya intelegensi akademis anda, tetaplah anda&lt;br /&gt;perlu memiliki intelegensi sosial, (misal, kemampuan mendengarkan, peka&lt;br /&gt;terhadap perasaan orang lain, memberi dan menerima kritik dengan baik).&lt;br /&gt;Orang yang memiliki intelegensi sosial tinggi mengakui kesalahan mereka,&lt;br /&gt;berjalan terus dan tahu bagaimana membina dukungan tim. Intelegensi sosial&lt;br /&gt;adalah ketrampilan yang bisa diperoleh dengan banyak berlatih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2–Tidak Cocok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin anda sama sekali tidak gagal, hanya menderita suatu kasus&lt;br /&gt;ketidakcocokan. Sukses memerlukan kecocokan antara kemampuan, kepentingan,&lt;br /&gt;kepribadian, daya dan nilai-nilai dalam pekerjaan anda. Bila anda merasa&lt;br /&gt;tidak cocok, maka jangan ragu untuk meninjau perilaku pekerjaan dan&lt;br /&gt;menyesuaikan atau mengubah pekerjaannya. Bagi beberapa orang, pokok&lt;br /&gt;persoalannya adalah seberapa besar resiko yang berani diambil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3–Tidak Adanya Komitmen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuatu yang dilakukan setengah-setengah meningkatkan kemungkinan gagal.&lt;br /&gt;Khayalan ketakutan akan kegagalan yang menimpa orang yang tidak punya&lt;br /&gt;komitmen dapat menyebabkan ia menghindari kegagalan dengan tidak melibatkan&lt;br /&gt;diri secara emosional. Selain itu, kurangnya penghargaan pada diri sendiri&lt;br /&gt;merupakan penyebab dasar kegagalan. Untuk bisa ambil bagian dalam sukses,&lt;br /&gt;anda harus yakin bahwa anda bisa melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4–Fokus yang Terlalu Tersebar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa orang melakukan terlalu banyak kegiatan sehingga akhirnya tidak&lt;br /&gt;melakukan satu pun secara baik. Fokuskan kembali diri anda pada apa yang&lt;br /&gt;paling baik dilakukan. Sadarilah keterbatasan anda, tetapkan prioritas, dan&lt;br /&gt;susun organisasi usaha anda, merupakan hal-hal pokok untuk mencapai suskes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5–Rintangan Tersembunyi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang-kadang banyak rintangan tersembunyi yang sulit diperangi. Misal,&lt;br /&gt;umur, diskriminasi jenis kelamin dan ras. Anda harus meninjau kembali,&lt;br /&gt;berdasarkan analisa yang benar mengenai situasi, untuk merebut kembali&lt;br /&gt;kontrol atas kehidupan dan masa depan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6–Kemalangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang-kadang suatu peristiwa terjadi dan anda tidak bisa menghindarinya.&lt;br /&gt;Apa yang dapat anda lakukan? Pertama, jangan menyalahkan diri sendiri kalau&lt;br /&gt;peristiwa itu terjadi. Kedua, ingat bahwa anda selalu memiliki pilihan,&lt;br /&gt;walaupun pilihan itu tidak terlihat jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesempatan datang silih berganti, dan arah yang anda tetapkan mungkin bisa&lt;br /&gt;berubah lagi. Tetapi kalau anda bisa berpikir jernih mengenai kegagalan,&lt;br /&gt;kalau anda meyadari bahwa anda adalah seorang yang selalu punya pilihan,&lt;br /&gt;maka anda akan bisa mengatasi sebuah pelajaran yang berharga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa orang yang pintar pun bisa gagal? Mereka bisa saja gagal karena&lt;br /&gt;banyak alasan. Tetapi kegagalan bukanlah yang menjadi pokok persoalan. Orang&lt;br /&gt;yang paling baik punbbisa mengalami kegagalanb,. Yang penting adalah&lt;br /&gt;bagaimaan kita ememtik pelajaran dari kegagalan kita. Apa ciri khas yang&lt;br /&gt;menonjol dari orang yang ebnar-benar pintar? Mereka memetik pelajaran.&lt;br /&gt;(diadaptasi dari “Mengapa Orang Pintar Bisa Gagal”, Carole Hyatt dan Linda&lt;br /&gt;Gottlieb)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6692586633678921833-8126506551842889567?l=feddy05.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feddy05.blogspot.com/feeds/8126506551842889567/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6692586633678921833&amp;postID=8126506551842889567' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/8126506551842889567'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/8126506551842889567'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feddy05.blogspot.com/2008/09/mengapa-orang-pintar-bisa-gagal.html' title='Mengapa Orang Pintar Bisa Gagal?'/><author><name>Feddy Purnomo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14806744719343353841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6692586633678921833.post-1377820680883280565</id><published>2008-09-03T09:14:00.001+07:00</published><updated>2008-09-03T09:50:09.116+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>“Khutbah Rasulullah Menyambut Ramadhan“</title><content type='html'>Selain memerintah syaum, dalam menyambut menjelang bulan Ramadhan, Rasulullah selalu memberikan beberapa nasehat dan pesan-pesan. Inilah 'azimat' Nabi tatkala memasuki Ramadhan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai manusia! Sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia disisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam yang paling utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan oleh-NYA. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah. Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membaca Kitab-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu di hari kiamat. Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin. Muliakanlah orang tuamu, sayangilah yang muda, sambungkanlah tali persaudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya. Kasihilah anak-anak yatim, niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu. Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu shalatmu karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih; Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya dan mengabulkan doa mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai manusia! Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa) mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketahuilah! Allah ta’ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengazab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabb al-alamin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai manusia! Barang siapa di antaramu memberi buka kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan dia diberi ampunan atas dosa-dosa yang lalu. (Sahabat-sahabat lain bertanya: “Ya Rasulullah! Tidaklah kami semua mampu berbuat demikian.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah meneruskan: “Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan sebiji kurma. Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan seteguk air.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai manusia! Siapa yang membaguskan akhlaknya di bulan ini ia akan berhasil melewati sirathol mustaqim pada hari ketika kai-kaki tergelincir. Siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) di bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari kiamat. Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakanya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa menyambungkan tali persaudaraan (silaturahmi) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa melakukan shalat sunat di bulan ini, Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. Barangsiapa melakukan shalat fardu baginya ganjaran seperti melakukan 70 shalat fardu di bulan lain. Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan. Barangsiapa di bulan ini membaca satu ayat Al-Quran, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al-Quran pada bulan-bulan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai manusia! Sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak pernah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu. Setan-setan terbelenggu, maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu. Amirul mukminin k.w. berkata: “Aku berdiri dan berkata: “Ya Rasulullah! Apa amal yang paling utama di bulan ini?” Jawab Nabi: “Ya Abal Hasan! Amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai manusia! sesungguhnya kamu akan dinaungi oleh bulan yang senantiasa besar lagi penuh keberkahan, yaitu bulan yang di dalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan; bulan yang Allah telah menjadikan puasanya suatu fardhu, dan qiyam di malam harinya suatu tathawwu’.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu pekerjaan kebajikan di dalamnya, samalah dia dengan orang yang menunaikan suatu fardhu di dalam bulan yang lain.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ramadhan itu adalah bulan sabar, sedangkan sabar itu adalah pahalanya surga. Ramadhan itu adalah bulan memberi pertolongan ( syahrul muwasah ) dan bulan Allah memberikan rizqi kepada mukmin di dalamnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa memberikan makanan berbuka seseorang yang berpuasa, adalah yang demikian itu merupakan pengampunan bagi dosanya dan kemerdekaan dirinya dari neraka. Orang yang memberikan makanan itu memperoleh pahala seperti orang yang berpuasa tanpa sedikitpun berkurang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para sahabat berkata, “Ya Rasulullah, tidaklah semua kami memiliki makanan berbuka puasa untuk orang lain yang berpuasa. Maka bersabdalah Rasulullah saw, “Allah memberikan pahala kepada orang yang memberi sebutir kurma, atau seteguk air, atau sehirup susu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dialah bulan yang permulaannya rahmat, pertengahannya ampunan dan akhirnya pembebasan dari neraka. Barangsiapa meringankan beban dari budak sahaya (termasuk di sini para pembantu rumah) niscaya Allah mengampuni dosanya dan memerdekakannya dari neraka.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oleh karena itu banyakkanlah yang empat perkara di bulan Ramadhan; dua perkara untuk mendatangkan keridhaan Tuhanmu, dan dua perkara lagi kamu sangat menghajatinya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dua perkara yang pertama ialah mengakui dengan sesungguhnya bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan mohon ampun kepada-Nya . Dua perkara yang kamu sangat memerlukannya ialah mohon surga dan perlindungan dari neraka.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa memberi minum kepada orang yang berbuka puasa, niscaya Allah memberi minum kepadanya dari air kolam-Ku dengan suatu minuman yang dia tidak merasakan haus lagi sesudahnya, sehingga dia masuk ke dalam surga.” (HR. Ibnu Huzaimah). [www.hidayatullah.com]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6692586633678921833-1377820680883280565?l=feddy05.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feddy05.blogspot.com/feeds/1377820680883280565/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6692586633678921833&amp;postID=1377820680883280565' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/1377820680883280565'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/1377820680883280565'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feddy05.blogspot.com/2008/09/khutbah-rasulullah-menyambut-ramadhan.html' title='“Khutbah Rasulullah Menyambut Ramadhan“'/><author><name>Feddy Purnomo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14806744719343353841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6692586633678921833.post-1598156628176693730</id><published>2008-08-20T17:30:00.001+07:00</published><updated>2008-08-20T17:50:00.694+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>4 Tipe Manusia Hadapi Tekanan Hidup</title><content type='html'>“Semua kesulitan sesungguhnya merupakan kesempatan bagi jiwa kita untuk tumbuh” (John Gray)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembaca, hidup memang tidak lepas dari berbagai tekanan. Lebih-lebih,hidup di alam modern ini yang menyuguhkan beragam risiko. Sampai seorang sosiolog Ulrich Beck menamai jaman kontemporer ini dengan masyarakat risiko (risk society). Alam modern menyuguhkan perubahan cepat dan tak jarang mengagetkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, tekanan itu sesungguhnya membentuk watak, karakter, dan sekaligus menentukan bagaimana orang bereaksi di kemudian hari. Pembaca, pada kesempatan ini, saya akan memaparkan empat tipe orang dalam menghadapi berbagai tekanan tersebut. Mari kita bahas satu demi satu tipe manusia dalam menghadapi tekanan hidup ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe pertama, tipe kayu rapuh. Sedikit tekanan saja membuat manusia ini patah arang. Orang macam ini kesehariannya kelihatan bagus. Tapi, rapuh sekali di dalam hatinya. Orang ini gampang sekali mengeluh pada&lt;br /&gt;saat kesulitan terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedikit kesulitan menjumpainya, orang ini langsung mengeluh, merasa tak berdaya, menangis, minta dikasihani atau minta bantuan. Orang ini perlu berlatih berpikiran positif dan berani menghadapi kenyataan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Majalah Time pernah menyajikan topik generasi kepompong (cacoon generation). Time mengambil contoh di Jepang, di mana banyak orang menjadi sangat lembek karena tidak terbiasa menghadapi kesulitan. Menghadapi orang macam ini, kadang kita harus lebih berani tega. Sesekali mereka perlu belajar dilatih menghadapi kesulitan. Posisikan kita sebagai pendamping mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe kedua, tipe lempeng besi. Orang tipe ini biasanya mampu bertahan dalam tekanan pada awalnya. Namun seperti layaknya besi, ketika situasi menekan itu semakin besar dan kompleks, ia mulai bengkok dan&lt;br /&gt;tidak stabil. Demikian juga orang-orang tipe ini. Mereka mampu menghadapi tekanan, tetapi tidak dalam kondisi berlarut-larut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tambahan tekanan sedikit saja, membuat mereka menyerah dan putus asa. Untungnya, orang tipe ini masih mau mencoba bertahan sebelum akhirnya menyerah. Tipe lempeng besi memang masih belum terlatih. Tapi, kalau&lt;br /&gt;mau berusaha, orang ini akan mampu membangun kesuksesan dalam hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe ketiga, tipe kapas. Tipe ini cukup lentur dalam menghadapi tekanan. Saat tekanan tiba, orang mampu bersikap fleksibel. Cobalah Anda menekan sebongkah kapas. Ia akan mengikuti tekanan yang terjadi.&lt;br /&gt;Ia mampu menyesuaikan saat terjadi tekanan. Tapi, setelah berlalu, dengan cepat ia bisa kembali ke keadaan semula. Ia bisa segera melupakan masa lalu dan mulai kembali ke titik awal untuk memulai lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe keempat, tipe manusia bola pingpong. Inilah tipe yang ideal dan terhebat. Jangan sekali-kali menyuguhkan tekanan pada orang-orang ini karena tekanan justru akan membuat mereka bekerja lebih giat, lebih termotivasi, dan lebih kreatif. Coba perhatikan bola pingpong. Saat ditekan, justru ia memantuk ke atas dengan lebih dahsyat. Saya teringat kisah hidup motivator dunia Anthony Robbins dalam salah satu biografinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memotivasi dirinya, ia sengaja membeli suatu bangunan mewah, sementara uangnya tidak memadai. Tapi, justru tekanan keuangan inilah yang membuat dirinya semakin kreatif dan tertantang mencapai tingkat&lt;br /&gt;finansial yang diharapkannya. Hal ini pernah terjadi dengan seorang kepala regional sales yang performance- nya bagus sekali.&lt;br /&gt;Tetapi, hasilnya ini membuat atasannya tidak suka. Akibatnya, justru dengan sengaja atasannya yang kurang suka kepadanya memindahkannya ke daerah yang lebih parah kondisinya. Tetapi, bukannya mengeluh seperti&lt;br /&gt;rekan sebelumnya di daerah tersebut. Malahan, ia berusaha membangun netwok, mengubah cara kerja, dan membereskan organisasi. Di tahun kedua di daerah tersebut, justru tempatnya berhasil masuk dalam daerah tiga top sales.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lain adalah novelis dunia Fyodor Mikhailovich Dostoevsky. Pada musim dingin, ia meringkuk di dalam penjara dengan deraan angin dingin, lantai penuh kotoran seinci tebalnya, dan kerja paksa tiap hari. Ia mirip ikan herring dalam kaleng. Namun, Siberia yang beku tidak berhasil membungkam kreativitasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sanalah ia melahirkan karya-karya tulis besar, seperti The Double dan Notes of The Dead. Ia menjadi sastrawan dunia. Hal ini juga dialami Ho Chi Minh. Orang Vietnam yang biasa dipanggil Paman Ho&lt;br /&gt;ini harus meringkuk dalam penjara. Tapi, penjara tidaklah membuat dirinya patah arang. Ia berjuang dengan puisi-puisi yang ia tulis. A Comrade Paper Blanket menjadi buah karya kondangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, pembaca, itu hanya contoh kecil. Yang penting sekarang adalah Anda. Ketika Anda menghadapi kesulitan, seperti apakah diri Anda? Bagaimana reaksi Anda? Tidak menjadi persoalan di mana Anda saat ini.&lt;br /&gt;Tetapi, yang penting bergeraklah dari level tipe kayu rapuh ke tipe selanjutnya. Hingga akhirnya, bangun mental Anda hingga ke level bola pingpong. Saat itulah, kesulitan dan tantangan tidak lagi menjadi&lt;br /&gt;suatu yang mencemaskan untuk Anda. Sekuat itukah mental Anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: 4 Tipe Manusia Hadapi Tekanan Hidup oleh Anthony Dio Martin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6692586633678921833-1598156628176693730?l=feddy05.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feddy05.blogspot.com/feeds/1598156628176693730/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6692586633678921833&amp;postID=1598156628176693730' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/1598156628176693730'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/1598156628176693730'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feddy05.blogspot.com/2008/08/4-tipe-manusia-hadapi-tekanan-hidup.html' title='4 Tipe Manusia Hadapi Tekanan Hidup'/><author><name>Feddy Purnomo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14806744719343353841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6692586633678921833.post-8744101353356886923</id><published>2008-07-18T15:00:00.000+07:00</published><updated>2008-07-18T15:01:14.562+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ilmu Netral'/><title type='text'>Sekeping Kebenaran</title><content type='html'>salam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Cerita ini fiktif tapi sangat inspiratif ,beredar dikalangan sufi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; gini ceritanya:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Setan berjalan dengan temannya setan, mereka berdua jalan bersama sambil mengobrol ,tiba2 mereka melihat seorang pemuda memungut sesuatu yang bersinar dijalan dan pemuda itu girang betul dan pergisambil berlari.Temannya setan bertanya pada setan" Kau tahu apa yg dipungut pemuda tadi?".  " Tahu,itu sekeping kebenaran"jawab setan enteng." kau tak kawatir dia menemukan kebenaran ,man!" teman setan penasaran.Kembali setan menjawab dengan santai" Dia hanya menemukan sekeping,temanku dengan itu nanti dia akan jadi fanatik dgn itu ,dia akan jadi keras tidak peduli pendapat orang lain bahkan dia bisa menghancurkan orang lain yang tidak sependapat dengan dia,Jadi biar sajalah ,tugas kita jadi lebih mudah ha ha ha ha." Kedua mahluk itu lalu menyeringai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Kebenaran memilikai banyak sisi ,kita bagai melihat bola dunia yang amat besar karena pandangan kita amat terbatas maka kita mengidentikkan dunia dengan apa yang kita lihat ,apa yang kita pikir padahal orang lain dari sudut pandang yang lain bisa melihat apa yang kita tidak bisa lihat,dan itu menimbulkan fanatisme yang berlebihan dan fanatisme akan menimbulkan fasis yang pada dasarnya merusak diri sendiri maupun oranglain. Semoga bermanfaat.                                                                                                     salam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6692586633678921833-8744101353356886923?l=feddy05.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feddy05.blogspot.com/feeds/8744101353356886923/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6692586633678921833&amp;postID=8744101353356886923' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/8744101353356886923'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/8744101353356886923'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feddy05.blogspot.com/2008/07/sekeping-kebenaran.html' title='Sekeping Kebenaran'/><author><name>Feddy Purnomo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14806744719343353841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6692586633678921833.post-553009259804120768</id><published>2008-07-17T16:34:00.000+07:00</published><updated>2008-07-17T16:35:26.222+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Rahasia 90/10</title><content type='html'>Rahasia 90/10 memang luar biasa! Sedikit yang tahu dan menerapkan rahasia ini. Hasilnya? Jutaan orang menderita stress yang tidak diinginkan, pencobaan, masalah dan sakit kepala. Hari-hari buruk datang mengikuti hari-hari buruk. Hal-hal tidak enak kelihatannya selalu terjadi. Kekhawatiran menghabiskan banyak waktu, amarah memutuskan persahabatan dan hidup kelihatan menjadi menakutkan dan tidak dinikmati sepenuhnya. Sahabat hilang. Hidup membosankan dan sering kelihatan kejam. Apakah ini menggambarkan keadaan mu? Jika ya, jangan tawar hati. Engkau dapat berubah! Pahami dan lakukan rahasia 90/10. Itu akan mengubah hidupmu! &lt;br /&gt;Apa Rahasia 90/10? &lt;br /&gt;10% kehidupan dibuat oleh hal-hal yang terjadi terhadap kita. 90% kehidupan ditentukan oleh bagaimana kita bereaksi / memberi respon. &lt;br /&gt;Apa artinya? &lt;br /&gt;Kita sungguh-sungguh tidak dapat mengontrol 10% kejadian-kejadian yang menimpa kita. Kita tidak dapat mencegah kerusakan mobil. Pesawat mungkin terlambat, dan mengacaukan seluruh jadwal kita. Seorang supir mungkin menyalip kita di tengah kemacetan lalu-lintas. Kita tidak punya kontrol atas hal yang 10% ini. &lt;br /&gt;Yang 90% lagi berbeda. Kita menentukan yang 90% ! &lt;br /&gt;Bagaimana dengan reaksi kita?. Kita tidak dapat mengontrol lampu merah, tapi dapat mengontrol reaksi kita. Jangan biarkan orang lain mempermainkan kita, kita dapat mengendalikan reaksi kita! &lt;br /&gt;Mari lihat sebuah contoh : Engkau sedang sarapan bersama keluarga. Adik perempuanmu menumpahkan secangkir kopi ke kemeja kerja mu. Engkau tidak dapat mengendalikan apa yang telah terjadi itu. Apa yang terjadi kemudian akan ditentukan oleh bagaimana engkau bereaksi. &lt;br /&gt;Engkau mengumpat. Engkau dengan kasar memarahi adik mu yang menumpahkan kopi. Dia menangis. Setelah itu, engkau melihat ke istri mu, dan mengkritiknya karena telah menaruh cangkir kopi terlalu dekat dengan tepi meja. Pertempuran kata-kata singkat menyusul. Engkau naik pitam dan kemudian pergi mengganti kemeja. &lt;br /&gt;Setelah itu engkau kembali dan melihat adik perempuan mu sedang menghabiskan sarapan sambil menangis dan siap berangkat ke sekolah. Dia ketinggalan bis sekolah. Istrimu harus segera berangkat kerja. Engkau segera menuju mobil dan mengantar adik mu ke sekolah. Karena engkau terlambat, engkau mengendarai mobil melewati batas kecepatan maksimum. Setelah tertunda 15 menit karena harus membayar tilang, engkau tiba di sekolah. Adikmu berlari masuk. Engkau melanjutkan perjalanan, dan tiba di kantor terlambat 20 menit, dan engkau baru sadar, bahwa tas kerjamu tertinggal. Hari-mu begitu buruk. Engkau ingin segera pulang. Ketika engkau pulang, engkau menemukan ada hambatan dalam hubungan dengan istri dan adikmu. Kenapa? Karena reaksimu pagi tadi. Kenapa hari mu buruk? &lt;br /&gt;a) Karena secangkir kopi yang tumpah? &lt;br /&gt;b) Kecerobohan adikmu&lt;br /&gt;c)  Polisi yang menilang?&lt;br /&gt;d) Karena dirimu sendiri? &lt;br /&gt;Jawaban-nya adalah D. Engkau tidak dapat mengendalikan tumpahnya kopi itu. Bagaimana reaksi-mu 5 detik kemudian itu, yang menyebabkan hari mu menjadi buruk. &lt;br /&gt;Ini yang mungkin terjadi jika engkau bereaksi dengan cara yang berbeda. Kopi tumpah di kemejamu. Adikmu sudah siap menangis. Engkau dengan lembut berkata "Tidak apa-apa sayang, lain kali kamu lebih hati-hati ya". Engkau pergi mengganti kemejamu dan tidak lupa mengambil tas kerjamu. Engkau kembali dan melihat adikmu sedang naik ke dalam bus sekolah. Istrimu menciummu sebelum engkau berangkat kerja. Engkau tiba di kantor 5 menit lebih awal, dan dengan riang menyalami para karyawan. Atasanmu berkomentar tentang bagaimana baiknya hari ini buatmu. &lt;br /&gt;Lihat perbedaannya. Dua skenario yang berbeda. Keduanya dimulai dari hal yang sama, tapi berakhir dengan berbeda. Kenapa? Karena REAKSI kita. Sungguh kita tidak dapat mengontrol 10% hal-hal yang terjadi. Tapi yang 90% lagi ditentukan oleh reaksi kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6692586633678921833-553009259804120768?l=feddy05.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feddy05.blogspot.com/feeds/553009259804120768/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6692586633678921833&amp;postID=553009259804120768' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/553009259804120768'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/553009259804120768'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feddy05.blogspot.com/2008/07/rahasia-9010.html' title='Rahasia 90/10'/><author><name>Feddy Purnomo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14806744719343353841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6692586633678921833.post-3523379644906874449</id><published>2008-07-17T14:43:00.000+07:00</published><updated>2008-07-17T16:28:27.652+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>JUST DO IT!</title><content type='html'>Hal yang paling menggemaskan adalah ketika Anda merasa mampu melakukan &lt;br /&gt;sesuatu, tetapi belum mau melakukannya. Banyak alasan dari &lt;br /&gt;ketidakmauan itu, mungkin karena kesibukan dengan kegiatan lain, belum &lt;br /&gt;merasa urgen, pemahaman yang rendah terhadap manfaatnya, merasa belum &lt;br /&gt;memiliki kemampuan, dan lain-lain. Anda mempunyai berbagai alasan &lt;br /&gt;spesifik terhadap ketidakmauan Anda untuk melakukan sesuatu. Namun &lt;br /&gt;yang paling berbahaya dari berbagai alasan itu adalah karena Anda &lt;br /&gt;malas untuk memulainya! &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ya, malas melakukan sesuatu merupakan dalih yang paling berbahaya &lt;br /&gt;karena ia dapat membunuh potensi Anda. Ketika rasa malas muncul, Anda &lt;br /&gt;akan tampil dibawah potensi maksimal, sehingga seakan-akan menjadi &lt;br /&gt;tidak berharga dan tidak bermanfaat di hadapan orang lain dan &lt;br /&gt;lingkungan Anda. Padahal Nabi saw telah menganjurkan setiap manusia &lt;br /&gt;agar bermanfaat untuk lingkungannya. "Yang paling baik diantaramu &lt;br /&gt;adalah orang yang paling bermanfaat untuk orang lain" (Al Hadits). &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bermanfaat bagi lingkungan merupakan tujuan dari penciptaan manusia. &lt;br /&gt;"Dan tidaklah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat &lt;br /&gt;bagi semesta alam" (QS. 21 : 107). Jadi ketika keberadaan seseorang &lt;br /&gt;kurang dirasakan manfaatnya oleh lingkungan, maka sebenarnya ia telah &lt;br /&gt;keluar dari fitrah penciptannya. Ia menjadi makhluk sempalan yang &lt;br /&gt;durhaka kepada Sang Pencipta. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Selain itu, Allah yang Maha Tahu telah menjadikan setiap manusia &lt;br /&gt;memiliki potensi yang luar biasa, sehingga dengan potensi tersebut &lt;br /&gt;(tentu saja setelah potensi tersebut berubah menjadi kinerja) manusia &lt;br /&gt;dapat bermanfaat bagi lingkungan dan patut dihargai oleh lingkungan. &lt;br /&gt;"Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dengan sebaik-baiknya &lt;br /&gt;penciptaan" (Q.S. At Tiin : 5). Ketika manusia tidak mengembangkan &lt;br /&gt;potensinya karena malas melakukan sesuatu, berarti ia telah melecehkan &lt;br /&gt;potensinya sendiri. Dan itu berarti juga merupakan kedurhakaan kepada &lt;br /&gt;Sang Pencipta, yakni Allah SWT. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Karena itu, rasa malas harus diperangi. Malas membuat potensi &lt;br /&gt;seseorang menjadi terpendam atau muncul tapi terlambat. Malas membuat &lt;br /&gt;seseorang bagaikan lumpuh. Tak bertenaga dan tak berdaya untuk &lt;br /&gt;menghindarinya. Pikirannya menjadi irasional, jiwanya kosong dan &lt;br /&gt;perbuatannya menjadi tak bertanggung jawab. Ironisnya mereka yang &lt;br /&gt;malas sering menghibur diri dengan mengatakan, ? &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;"suatu ketika saya pasti akan melakukannya". Tapi nyatanya yang sering &lt;br /&gt;terjadi justru ia semakin menunda-nunda melakukan pekerjaan itu. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin malah sama sekali tidak pernah dilakukannya sampai akhir &lt;br /&gt;hayatnya. Akibatnya, hanya penyesalanlah yang ia tuai. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Seringkali juga orang yang malas menutupi alasan malas itu dengan &lt;br /&gt;alasan lain yang "elegan", sehingga terkesan bagi orang lain sebagai &lt;br /&gt;alasan yang logis, seperti dengan mengatakan "saya sibuk dengan urusan &lt;br /&gt;lain yang lebih penting", "saya menunggu waktu yang tepat untuk &lt;br /&gt;melakukannya", "saya sedang mempersiapkan diri untuk melakukannya", &lt;br /&gt;dan lain-lain. Namun hati kecilnya tak dapat dibohongi. Sebenarnya ia &lt;br /&gt;menunda melakukan pekerjaan itu hanya karena malas melakukannya. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mengatasi Rasa Malas &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bagaimana cara mengatasi rasa malas? Banyak cara yang telah ditawarkan &lt;br /&gt;para pakar untuk mengatasinya, tapi cara yang paling efektif adalah : &lt;br /&gt;Just do it! (lakukan saja, tanpa menunda!). Ternyata Al Qur'an yang &lt;br /&gt;mulia telah memberikan resep jitu ini dalam surah At Taubah ayat 41 : &lt;br /&gt;"Berangkatlah kamu baik dalam kedaan ringan atau berat dan berjihadlah &lt;br /&gt;di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Yang demikian itu adalah lebih &lt;br /&gt;baik bagimu jika kamu mengetahui". Jadi, kerjakan saja apa yang &lt;br /&gt;menurut Anda harus dilakukan. Jangan ditunda dan jangan mencari &lt;br /&gt;alasan! Apapun alasan untuk menunda pekerjaan itu, lupakanlah! Sebab &lt;br /&gt;sebagian besar alasan adalah alasan yang dicari-cari. Ali bin Abu &lt;br /&gt;Thalib ra berkata : "Sesungguhnya kalau Anda menunda pekerjaan, maka &lt;br /&gt;alasan ketakukan akan kegagalan pekerjaan tersebut akan semakin besar &lt;br /&gt;daripada Anda melakukan pekerjaan itu sekarang juga!". Jadi menunda &lt;br /&gt;pekerjaan, akan membuat otak Anda bekerja mencari seribu alasan untuk &lt;br /&gt;semakin menunda pekerjaan itu. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Salah satu alasan yang sering muncul adalah ketakukan akan kegagalan. &lt;br /&gt;Bagi banyak orang, kegagalan adalah suatu hal yang menyakitkan. &lt;br /&gt;Membuat trauma dan membuat jera untuk melakukannya lagi. Ketakukan &lt;br /&gt;akan kegagalan merupakan senjata ampuh bagi otak Anda untuk membuat &lt;br /&gt;Anda menunda pekerjaan. Padahal Andalah yang seharusnya mengendalikan &lt;br /&gt;otak Anda, bukan sebaliknya. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Karena itu, buanglah rasa takut gagal Anda yang membuat Anda &lt;br /&gt;menunda-nunda pekerjaan. Just do it! Dengan just do it! Otak Anda tak &lt;br /&gt;sempat bekerja untuk membuat Anda takut gagal. Otak Anda malah bekerja &lt;br /&gt;untuk berani melakukannya tanpa takut gagal. Sejarah telah membuktikan &lt;br /&gt;bahwa orang yang sukses adalah orang yang berhasil mengatasi rasa &lt;br /&gt;takutnya akan kegagalan, sehingga mereka mau melakukan lagi pekerjaan &lt;br /&gt;yang pada awalnya gagal mereka lakukan. Mereka mencoba lagi &lt;br /&gt;melakukannya dan gagal lagi, tapi mereka melakukannya lagi dan gagal &lt;br /&gt;lagi, sampai akhirnya mereka berhasil. Inilah pola hidup try and error &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(coba dan gagal, lalu coba lagi dan coba lagi). Pola hidup dari &lt;br /&gt;orang-orang yang optimis bahwa masa depan adalah kesuksesan untuk &lt;br /&gt;mereka. Pola hidup yang tak mengenal putus asa. Karena putus asa hanya &lt;br /&gt;milik orang yang kafir (terhadap nikmat Allah), bukan milik orang yang &lt;br /&gt;beriman kepada Allah. "Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat &lt;br /&gt;Allah, kecuali orang yang kafir" (QS. Yusuf  : 87). &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Karena itu, Just do it! Lakukanlah sekarang juga! Jika Anda menundanya &lt;br /&gt;maka semakin malas dan takut Anda melakukannya. Sebaliknya semakin &lt;br /&gt;tidak ditunda maka semakin bersemangat dan termotivasi Anda untuk &lt;br /&gt;melakukannya. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ketahuilah, seringkali semangat melakukan suatu pekerjaan justru &lt;br /&gt;semakin besar bersamaan dengan saat Anda melakukan pekerjaan tersebut. &lt;br /&gt;Semangat bekerja seringkali muncul bukan sebelum melakukan pekerjaan, &lt;br /&gt;tapi pada saat Anda melakukan pekerjaan tersebut. Karena itu pada &lt;br /&gt;surah At Taubah ayat 41 di atas, Allah menyuruh kita berangkat &lt;br /&gt;(melakukannya) tanpa memperdulikan perasaan kita (ringan atau berat, &lt;br /&gt;suka atau tidak suka). Sebab semangat dan kesungguhan (jihad) itu &lt;br /&gt;muncul bersamaan dengan pelaksanaan pekerjaan itu. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Inilah rahasia mengatasi rasa malas, sehingga Allah menutup ayat itu &lt;br /&gt;dengan kalimat "yang demikian itu lebih baik bagimu, jika kamu &lt;br /&gt;mengetahui". Artinya, tidak semua orang mengetahui rahasia mengatasi &lt;br /&gt;rasa malas. Mereka malah mencoba mencari cara lain yang seringkali &lt;br /&gt;terlalu filosofis dan njelimet. Padahal cara mengatasinya amat mudah &lt;br /&gt;dan praktis jika Anda mengetahui, yaitu just do it! Dan jangan biarkan &lt;br /&gt;pikiran kita membuat alasan untuk menundanya. Jika pikiran Anda mulai &lt;br /&gt;mencoba melakukan rasionalisasi untuk menundanya, katakan dengan keras &lt;br /&gt;dan tegas pada diri Anda sendiri : Just do it! No Reasonable! Lakukan &lt;br /&gt;sekarang juga! Jangan  banyak alasan! Insya Allah, Anda akan mampu &lt;br /&gt;mengatasi rasa malas dan tidak menunda-nunda melakukan pekerjaan. &lt;br /&gt;Sesungguhnya perbedaan orang yang gagal dengan orang yang sukses &lt;br /&gt;adalah orang yang gagal berpikir untuk melakukan sesuatu, sedang orang &lt;br /&gt;yang sukses berbuat untuk melakukan sesuatu. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Oleh: &lt;br /&gt;Satria Hadi Lubis, MM, MBA&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6692586633678921833-3523379644906874449?l=feddy05.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feddy05.blogspot.com/feeds/3523379644906874449/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6692586633678921833&amp;postID=3523379644906874449' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/3523379644906874449'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/3523379644906874449'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feddy05.blogspot.com/2008/07/just-do-it.html' title='JUST DO IT!'/><author><name>Feddy Purnomo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14806744719343353841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6692586633678921833.post-6255761741323637531</id><published>2008-07-04T16:25:00.001+07:00</published><updated>2008-07-17T14:41:07.046+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ilmu Netral'/><title type='text'>Berbagai  Cara  Mencari  Kebenaran</title><content type='html'>Dalam  sejarah manusia,  usaha-usaha  untuk  mencari  kebenaran  telah  dilakukan  dengan  berbagai  cara  seperti :&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;1.3.1  Secara  kebetulan&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;            Ada  cerita  yang  kebenarannya  sukar  dilacak  mengenai  kasus  penemuan  obat  malaria  yang  terjadi  secara  kebetulan.  Ketika  seorang  Indian  yang  sakit  dan  minum  air  dikolam  dan  akhirnya  mendapatkan  kesembuhan.  Dan  itu  terjadi  berulang  kali  pada  beberapa  orang.  Akhirnya  diketahui  bahwa  disekitar  kolam  tersebut  tumbuh  sejenis  pohon  yang  kulitnya  bias  dijadikan  sebagai  obat  malaria  yang  kemudian  berjatuhan  di  kolam  tersebut.  Penemuan  pohon  yang  kelak  dikemudian  hari  dikenal  sebagai  pohon  kina  tersebut  adalah  terjadi  secara  kebetulan  saja.  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;1.3.2. Trial  And  Error&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;            Cara  lain  untuk  mendapatkan  kebenaran  ialah  dengan  menggunkan  metode  “trial  and  error”  yang  artinya  coba-coba.  Metode  ini  bersifat  untung-untungan.  Salah  satu  contoh  ialah  model  percobaan  “problem  box”  oleh  Thorndike.  Percobaan  tersebut  adalah  seperti  berikut:  seekor  kucing  yang  kelaparan  dimasukkan  kedalam  “problem  box”—suatu  ruangan  yang  hanya  dapat  dibuka  apabila  kucing  berhasil  menarik  ujung tali  dengan  membuka  pintu.  Karena  rasa  lapar  dan  melihat  makanan  di  luar  maka  kucing  berusaha  keluar  dari  kotak  tersebut  dengan  berbagai  cara.  Akhirnya  dengan  tidak  sengaja  si  kucing  berhasil  menyentuh  simpul  tali  yang  membuat  pintu  jadi  terbuka  dan  dia  berhasil  keluar.  Percobaan  tersebut  mendasarkan  pada  hal  yang  belum  pasti  yaitu  kemampuan  kucing  tersebut  untuk  membuka  pintu  kotak  masalah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;1.3.3  Melalui  Otoritas&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;            Kebenaran  bisa  didapat  melalui  otoritas  seseorang  yang  memegang  kekuasaan,  seperti  seorang  raja  atau  pejabat  pemerintah  yang  setiap  keputusan  dan  kebijaksanaannya  dianggap  benar  oleh  bawahannya.  Dalam  filsafat  Jawa  dikenal  dengan  istilah  ‘Sabda  pendita ratu”  artinya  ucapan  raja  atau  pendeta  selalu  benar  dan  tidak  boleh  dibantah lagi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;1.3.4.  Pemecahan  Masalah  Dengan  Cara  Spekulasi&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;            Pemecahan  masalah  dengan  metode  “trial  and  error”  yang  menekankan  pada  unsur  untung-untungan  dan  tidak  pasti  dan  akurat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;1.3.5.  Berpikir  Kritis/Berdasarkan  Pengalaman&lt;br /&gt;            &lt;br /&gt;            Metode  lain  ialah  berpikir  kritis  dan  berdasarkan  pengalaman.  Contoh  dari  metode  ini  ialah  berpikir  secara  deduktif  dan  induktif.  Secara  deduktif  artinya  berpikir  dari  yang  umum  ke  khusus;  sedang  induktif  dari  yang  khusus  ke  yang  umum.  Metode  deduktif  sudah  dipakai  selama  ratusan  tahun  semenjak  jamannya  Aristoteles.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;1.3.6.  Melalui  Penyelidikan  Ilmiah&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;            Menurut  Francis  Bacon  Kebenaran  baru  bisa  didapat  dengan  menggunakan  penyelidikan  ilmiah,  berpikir  kritis  dan  induktif.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Catatan  :&lt;br /&gt;            Selanjutnya  Bacon  merumuskan  ilmu  adalah  kekuasaan.  Dalam  rangka  melaksanakan  kekuasaan,  manusia  selanjutnya  terlebih  dahulu  harus  memperoleh  pengetahuan  mengenai  alam  dengan  cara  menghubungkan  metoda  yang  khas,  sebab  pengamatan  dengan  indera  saja,  akan  menghasilkan  hal  yang  tidak  dapat  dipercaya.  Pengamatan  menurut  Bacon,  dicampuri  dengan  gambaran-gambaran  palsu  (idola):  Gambaran-gambaran  palsu  (idola)  harus  dihilangkan,  dan  dengan  cara  mengumpulkan  fakta-fakta  secara  telilti,  maka  didapat  pengetahuan  tentang  alam  yang  dapat  dipercaya.  Sekalipun  demikian  pengamatan  harus  dilakukan  secara  sistematis,  artinya  dilakukan  dalam  keadaan  yang  dapat  dikendalikan  dan  diuji  secara  eksperimantal  sehingga  tersusunlah  dalil-dalil  umum.&lt;br /&gt;            Metode  berpikir  indukatif  yang  dicetuskan  oleh  F. Bacon  selanjutnya  dilengkapi  dengan  pengertian  adanya  pentingnya  asumsi  teoritis  dalam  melakukan  pengamatan  serta  dengan  menggabungkan  peranan  matematika  semakin  memacu  tumbuhnya  ilmu  pengetahuan  modern  yang  menghasilkan  penemuan-penemuan  baru,  seperti  pada  tahun  1609  Galileo  menemukan  hukum-hukum  tentang  planet,  tahun  1618  Snelius  menemukan  pemecahan  cahaya  dan  penemuan-penemuan  penting  lainnya  oleh  Boyle  dengan  hukum  gasnya,  Hygens  dengan  teori  gelombang  cahaya,  Harvey  dengan  penemuan  peredaran  darah,  Leuwenhock  menemukan  spermatozoide,  dan  lain-lain.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;1.3.7.  Metode  Problem  Solving&lt;br /&gt;        &lt;br /&gt;            Metode problem-solving  yang  dikembangkan  oleh  Karl. R. Popper  pada  tahun  1937  merupakan  variasi  dari  metode  “trial  and  error”.  Metode  ini  menunjukkan  skema  sebagai  berikut :  &lt;br /&gt;            P1-TS-EE-P2,P1  ialah  problem  awal,  TS  solusi  tentative – teori  yang  dicoba  ajukan,  EE  adalah  “error  dimination” -  evaluasi  dengan  tujuan  menemukan  dan  membuang  kesalahan,  dan  P2  adalah  situasi  baru  yang  diakibatkan  oleh  adanya  evaluasi  kritis  atas  solusi  tentative  terhadap  problem  awal  sehingga  timbul  problem  baru.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6692586633678921833-6255761741323637531?l=feddy05.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feddy05.blogspot.com/feeds/6255761741323637531/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6692586633678921833&amp;postID=6255761741323637531' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/6255761741323637531'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/6255761741323637531'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feddy05.blogspot.com/2008/07/berbagai-cara-mencari-kebenaran.html' title='Berbagai  Cara  Mencari  Kebenaran'/><author><name>Feddy Purnomo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14806744719343353841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6692586633678921833.post-673854809739728970</id><published>2008-06-27T14:38:00.000+07:00</published><updated>2008-06-27T14:39:20.379+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Meditasi'/><title type='text'>Reiki</title><content type='html'>Reiki berasal dari bahasa jepang, Rei berarti alam semesta, dan Ki berarti energi vital. Jadi Reiki berarti energi vital dari alam semesta. Kundalini berasal dari bahasa sansekerta, yaitu : gulungan (bentuk kundalini berupa gulungan ular yang tidur melingkar). Kundalini sesungguhnya adalah energi spiritualitas berupa gulungan energi yang "tertidur" yang terletak di tulang sacrum, dasar tulang belakang manusia. Sedang cakra Ilahi adalah energi dari cakra-cakra diatas kepala manusia. Getarannya lebih tinggi daripada reiki. Jadi Reiki/cakra ilahi dan kundalini adalah sebuah tehnik yang mempelajari penggunaan dua energi. Pertama energi alam semesta adalah energi yang sangat bagus untuk kesehatan dan penyembuhan. Energi ini bagus untuk pembersihan tubuh. Pembersihannya dimulai dari atas ke bawah, sedangkan pembersihan kundalini dari bawah ke atas. Untuk dapat menyalurkan energi, seseorang harus diattunement oleh Reiki kundalini master. Attunement adalah proses penyelarasan pola dan getaran energi seseorang dengan pola dan getaran energi alam semesta. Setelah diattunement, seseorang dapat menyalurkan energi untuk diri sendiri dan orang lain selama seumur hidup. Reiki tidak bertentangan dengan agama manapun. Deo Reiki memberikan attunement secara gratis. Anda bisa membeli buku Reiki untuk latihan. Sebarkan informasi ini kepada kenalan anda. Penyembuhan dengan Reiki/chakra Ilahi dilakukan dengan cara meletakkan tangan pada tubuh atau di atas tubuh. Selama penyembuhan kita hanya bersikap pasrah, santai dan relaks. Dengan pasrah dan santai, energi semakin lancar mengalir masuk ke tubuh. Selebihnya serahkan kepada Tuhan karena Dia yang mengerjakannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6692586633678921833-673854809739728970?l=feddy05.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feddy05.blogspot.com/feeds/673854809739728970/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6692586633678921833&amp;postID=673854809739728970' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/673854809739728970'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/673854809739728970'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feddy05.blogspot.com/2008/06/reiki.html' title='Reiki'/><author><name>Feddy Purnomo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14806744719343353841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6692586633678921833.post-7582850614667556566</id><published>2008-06-25T18:51:00.001+07:00</published><updated>2008-07-17T14:41:43.010+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ilmu Netral'/><title type='text'>Manusia  Mencari  Kebenaran</title><content type='html'>Dalam  kehidupan  sehari-hari  sejak  jaman  purbakala  manusia  selalu  berusaha  mencari  hakekat  kebenaran  mengenai  hal-hal  yang  bersifat  hakiki,  seperti  masalah  Tuhan,  kematian,  hidup  sesudah  mati,  cinta  dan lain-lain.  Manusia  berusaha  mengerti  dan  menaklukan  alam  semesta  yang  penuh  dengan misteri.  Sampai  jaman  yang  diwarnai  dengan  kecanggihan  teknologi  saat ini,  perasaan  untuk  mengerti  dan  memahami   rahasia-rahasia  alam  semesta  termasuk  rahasia  mengenai  dirirnya  sendiri.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;            Pada  masa  jaman  pertengahan,  manusia  belum  menunjukkan  minat  terhadap  studi  sistematis  mengenai  dunia  fisik,  kondisi  tersebut  banyak  dipengaruhi  oleh  pendapat  filsafat  Yunani  yang lebih  mengutamakan  “Yang  umum”  daripada  “Yang  khusus”.  Pengetahuan  yang umum  mengacu  pada  hakekat  dan  esensi  hal-hal  yang  konkrit,  sedang  yang  khusus  membedakan  benda  satu  dengan  yang  lain.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;            Dalam  mitologi  Yunani  dikenal  adanya  istilah  dewa  Zeus  yang selalu  dihubungkan  dengan  persoalan  cuaca,  hujan  dan  kilat,  dewa  Poseidon  ynag  menguasai  lautan  dan  gempa  bumi.  Manakala  terjadi  bencana  alam  seperti  gempa  bumi,  banjir  dan  lain-lainnya;  manusia  selalu  menghubung-hubungkan  dengan  hal-hal  yang bersifat  supernatural.  Dalam  perkembangan  pemikirannnya  akhirnya  manusia  setelah  mengalami  berbagai  proses  berhasil  menggunakan  daya  nalarnya  (ratio)  dalam  memecahkan  persoalannya.  Seperti  yang  terjadi  pada  Abad  Pertengahan  dengan  penemuan-penemuan  ilmiah  oleh  Copernicus  dan  Edison.  Sebagaimana  pendapat  seorang  filosof  Rene  Descartes  yang  mengatakan  “COGITO  ERGO  SUM”  (Aku  ada  karena  berpikir)  maka  manusia  mulai  menggunakan  pikirannya  yang  luar  biasa  ajaibnya.   &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;            Sekalipun  demikian  perlu  dibedakan  antara  penggunaan  akal  sehat  (common  sense)  dengan  ilmu  pengetahuan.  Letak  perbedaan  yang  mendasar  antara  keduanya  ialah  berkisar  pada  kata  “sistematik”  dan  “terkendali”.  Ada  lima  hal  pokok  yang  membedakan  antara  ilmu  dan  akal  sehat.  Yang  pertama,  ilmu  pengetahuan  dikembangkan  melalui  struktur-stuktur  teori,  dan  diuji  konsistensi  internalnya.  Dalam  mengembangkan  strukturnya,  hal  itu  dilakukan  dengan  tes  ataupun  pengujian  secara  empiris.  Sedang  penggunaan  akal  sehat  biasanya  tidak.  Yang  kedua,  dalam  ilmu  pengetahuan,  teori  dan  hipotesa  selalu  diuji  secara  empiris.  Halnya  dengan  orang  yang  bukan  ilmuwan  dengan  cara  “selektif”.  Yang  ketiga,  adanya  pengertian  kendali  (kontrol)  yang  dalam  penelitian  ilmiah  dapat  mempunyai  pengertian  yang  bermacam-macam.  Yang  keempat,  ilmu  pengetahuan  menekankan  adanya  hubungan  antara  fenomena  secara  sadar  dan  sistematis.  Pola  penghubungnya tidak  dilakukan  secara  asal-asalan.  Yang  kelima,  perbedaan  terletak  pada  cara  memberi  penjelasan  yang  berlainan  dalam  mengamati  suatu  fenomena.  Dalam  menerangkan  hubungan  antar  fenomena,  ilmuwan  melakukan  dengan  hati-hati  dan  menghindari  penafsiran  yang  bersifat  metafisis.  Proposisi  yang  dihasilkan  selalu  terbuka  untuk  pengamatan  dan  pengujian  secara  ilmiah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;1.2 . Terjadinya  Proses  Sekularisasi  Alam           &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;            Pada  mulanya  manusia  menganggap  alam  suatu  yang  sakral,  sehingga  antara  subyek  dan  obyek  tidak  ada  batasan.  Dalam  perkembangannya  sebagaimana  telah  disinggung  diatas  terjadi  pergeseran  konsep  hukum  (alam).  Hukum  didefinisikan  sebagai  kaitan-kaitan  yang  tetap  dan  harus  ada  diantara  gejala-gejala.  Kaitan-kaitan  yang  teratur  didalam  alam  sejak  dulu  diinterpretasikan  ke  dalam  hukum-hukum  normative.  Disini  pengertian  tersebut  dikaitkan  dengan  Tuhan  atau  para  dewa  sebagai  pencipta  hukum  yang  harus  ditaati.  Menuju  abad  ke-16  manusia  mulai  meninggalkan  pengertian  hukum  normative  tersebut.  Sebagai  gantinya  muncullah  pengertian  hukum  sesuai  dengan  hukum  alam.  Pengertian  tersebut  berimplikasi  bahwa  terdapat  tatanan  di  alam  dan  tatanan  tersebut  dapat  disimpulkan  melalui  penelitian  empiris.  Para  ilmuwan  saat  itu  berpendapat  bahwa  Tuhan  sebagai  pencipta  hukum  alam  secara  berangsur-angsur  memperoleh  sifat  abstrak  dan  impersonal.  Alam  telah  kehilangan  kesakralannya  sebagai  ganti  muncullah  gambaran  dunia  yang  sesuai  dengan  ilmu  pengetahuan  alam  bagi  manusia  modern  dengan  kemampuan  ilmiah  manusia  mulai  membuka  rahasia-rahasia alam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6692586633678921833-7582850614667556566?l=feddy05.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feddy05.blogspot.com/feeds/7582850614667556566/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6692586633678921833&amp;postID=7582850614667556566' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/7582850614667556566'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/7582850614667556566'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feddy05.blogspot.com/2008/06/manusia-mencari-kebenaran.html' title='Manusia  Mencari  Kebenaran'/><author><name>Feddy Purnomo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14806744719343353841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6692586633678921833.post-7330785739064101326</id><published>2008-06-25T18:15:00.005+07:00</published><updated>2008-08-20T17:21:05.011+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ilmu Netral'/><title type='text'>Berbagai  Cara  Mencari  Kebenaran</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CSPIDER%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="country-region"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} h1 	{mso-style-next:Normal; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	mso-outline-level:1; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-font-kerning:0pt;} p.MsoBodyText, li.MsoBodyText, div.MsoBodyText 	{margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:14.0pt; 	mso-bidi-font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} p.MsoBodyText2, li.MsoBodyText2, div.MsoBodyText2 	{margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	text-align:justify; 	mso-pagination:widow-orphan; 	tab-stops:45.0pt; 	font-size:14.0pt; 	mso-bidi-font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:35.4pt; 	mso-footer-margin:35.4pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;Berbagai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Cara&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mencari&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kebenaran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sejarah manusia,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;usaha-usaha&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;untuk&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mencari&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kebenaran&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;telah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dilakukan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berbagai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;cara&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;seperti :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Secara&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kebetulan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;Ada&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;cerita&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kebenarannya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sukar&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dilacak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mengenai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kasus&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;penemuan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;obat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;malaria&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;terjadi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;secara&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kebetulan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;Ketika&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;seorang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Indian&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sakit&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;minum&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;air&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dikolam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;akhirnya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mendapatkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kesembuhan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;itu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;terjadi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berulang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kali&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pada&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;beberapa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;orang.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Akhirnya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;diketahui&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bahwa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;disekitar&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kolam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tersebut&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tumbuh&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sejenis&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pohon&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kulitnya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bias&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dijadikan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sebagai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;obat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;malaria&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kemudian&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berjatuhan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;di&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kolam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tersebut.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Penemuan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pohon&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kelak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dikemudian&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hari&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dikenal&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sebagai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pohon&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kina&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tersebut&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;adalah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;terjadi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;secara&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kebetulan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;saja.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;1.3.2.&lt;b&gt; Trial&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;And&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Error&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Cara&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;lain&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;untuk&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mendapatkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kebenaran&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ialah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menggunkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;metode&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;“trial&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;and&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;error”&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;artinya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;coba-coba.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;Metode&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ini&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bersifat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;untung-untungan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Salah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;satu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;contoh&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ialah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;model&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;percobaan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;“problem&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;box”&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;oleh&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Thorndike.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Percobaan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tersebut&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;adalah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;seperti&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berikut:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;seekor&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kucing&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kelaparan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dimasukkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kedalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;“problem&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;box”—suatu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ruangan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hanya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dapat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dibuka&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;apabila&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kucing&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berhasil&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menarik&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ujung tali&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;membuka&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pintu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Karena&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;rasa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;lapar&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;melihat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;makanan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;di&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;luar&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;maka&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kucing&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berusaha&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;keluar&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dari&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kotak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tersebut&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berbagai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;cara.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Akhirnya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tidak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sengaja&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;si&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kucing&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berhasil&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menyentuh&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;simpul&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tali&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;membuat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pintu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;jadi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;terbuka&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dia&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berhasil&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;keluar.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Percobaan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tersebut&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mendasarkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pada&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hal&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;belum&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pasti&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yaitu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kemampuan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kucing&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tersebut&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;untuk&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;membuka&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pintu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kotak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;masalah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Melalui&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Otoritas&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Kebenaran&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bisa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;didapat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;melalui&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;otoritas&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;seseorang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;memegang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kekuasaan,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;seperti&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;seorang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;raja&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;atau&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pejabat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pemerintah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;setiap&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;keputusan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kebijaksanaannya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dianggap&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;benar&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;oleh&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bawahannya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;filsafat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jawa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dikenal&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;istilah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;‘Sabda&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pendita ratu”&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;artinya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ucapan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;raja&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;atau&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pendeta&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;selalu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;benar&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tidak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;boleh&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dibantah lagi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;b&gt;Pemecahan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Masalah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Cara&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Spekulasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;Pemecahan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;masalah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;metode&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;“trial&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;and&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;error”&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menekankan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pada&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;unsur&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;untung-untungan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tidak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pasti&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;akurat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt; &lt;b&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Berpikir&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kritis/Berdasarkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pengalaman&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;Metode&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;lain&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ialah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berpikir&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kritis&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berdasarkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pengalaman.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Contoh&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dari&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;metode&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ini&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ialah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berpikir&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;secara&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;deduktif&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;induktif.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Secara&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;deduktif&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;artinya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berpikir&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dari&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;umum&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ke&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;khusus;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sedang &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;induktif&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dari&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;khusus&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ke&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;umum.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Metode&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;deduktif&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sudah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dipakai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;selama&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ratusan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tahun&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;semenjak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;jamannya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aristoteles.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Melalui&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Penyelidikan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ilmiah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;Menurut&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Francis&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bacon&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kebenaran&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;baru&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bisa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;didapat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menggunakan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;penyelidikan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ilmiah,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berpikir&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kritis&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;induktif.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;Catatan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Selanjutnya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bacon&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;merumuskan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ilmu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;adalah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kekuasaan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;rangka&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;melaksanakan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kekuasaan,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;manusia&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;selanjutnya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;terlebih&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dahulu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;harus&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;memperoleh&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pengetahuan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mengenai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;alam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;cara&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menghubungkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;metoda&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;khas,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sebab&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pengamatan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;indera&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;saja,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;akan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menghasilkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hal&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tidak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dapat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dipercaya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pengamatan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menurut&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bacon,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dicampuri&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;gambaran-gambaran&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;palsu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;(idola):&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Gambaran-gambaran&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;palsu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;(idola)&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;harus&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dihilangkan,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;cara&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mengumpulkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;fakta-fakta&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;secara&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;telilti,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;maka&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;didapat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pengetahuan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tentang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;alam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dapat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dipercaya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sekalipun&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;demikian&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pengamatan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;harus&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dilakukan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;secara&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sistematis,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;artinya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dilakukan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;keadaan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dapat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dikendalikan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;diuji&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;secara&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;eksperimantal&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sehingga&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tersusunlah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalil-dalil&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;umum.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Metode&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berpikir&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;indukatif&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dicetuskan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;oleh&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;F. Bacon&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;selanjutnya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dilengkapi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pengertian&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;adanya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pentingnya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;asumsi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;teoritis&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;melakukan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pengamatan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;serta&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menggabungkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;peranan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;matematika&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;semakin&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;memacu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tumbuhnya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ilmu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pengetahuan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;modern&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menghasilkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;penemuan-penemuan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;baru,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;seperti&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pada&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tahun&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;1609&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Galileo&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menemukan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hukum-hukum&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tentang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;planet,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tahun&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;1618&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Snelius&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menemukan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pemecahan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;cahaya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;penemuan-penemuan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;penting&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;lainnya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;oleh&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Boyle&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hukum&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;gasnya,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hygens&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;teori&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;gelombang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;cahaya,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Harvey&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;penemuan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;peredaran&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;darah,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Leuwenhock&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menemukan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;spermatozoide,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;lain-lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Metode&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Problem&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Solving&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;Metode problem-solving&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dikembangkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;oleh&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Karl. R. Popper&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pada&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tahun&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;1937&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;merupakan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;variasi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dari&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;metode&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;“trial&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;and&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;error”.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Metode&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ini&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menunjukkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;skema&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sebagai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berikut :&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;P1-TS-EE-P2,P1&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ialah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;problem&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;awal,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;TS&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;solusi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tentative – teori&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dicoba&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ajukan,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;EE&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;adalah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;“error&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dimination” -&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;evaluasi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tujuan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menemukan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;membuang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kesalahan,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;P2&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;adalah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;situasi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;baru&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;diakibatkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;oleh&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;adanya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;evaluasi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kritis&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;atas&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;solusi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tentative&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;terhadap&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;problem&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;awal&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sehingga&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;timbul&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;problem&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;baru.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;b&gt;Dasar-Dasar&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pengetahuan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bagian&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ini&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;akan &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;dibicarakan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dasar-dasar&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pengetahuan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menjadi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ujung&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tombak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berpikir&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ilmiah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;Dasar-dasar&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pengetahuan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;itu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ialah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sebagai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berikut : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;1.4.1.&lt;b&gt; Penalaran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;Yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dimaksud&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;penalaran&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ialah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kegiatan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berpikir&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menurut&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pola &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;tertentu,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menurut&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;logika&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tertentu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan tujuan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;untuk&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menghasilkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;penegtahuan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Berpikir&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;logis&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mempunyai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;konotasi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;jamak,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bersifat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;anaslistis.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aliran&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menggunakan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;penalaran&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sebagai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sumber&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kebenaran&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ini&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;disebut&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;aliran&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;rasionalisme&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menganggap&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;fakta&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dapat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tertangkap&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;melalui&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pengalaman&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sebagai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kebenaran&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;disebut&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;aliran&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;empirisme.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Logika&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;(Cara&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Penarikan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kesimpulan)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Ciri&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kedua&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ialah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;logika&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;atau&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;cara&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;penarikan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kesimpulan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dimaksud&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;logika&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sebagaimana&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;didefinisikan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;oleh&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;William S.S&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ialah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;“pengkajian&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;untuk&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berpikir&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;secara&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sahih&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;(valid).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;logika&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ada&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dua&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;macam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yaitu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;logika&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;induktif&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;deduktif.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Contoh&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menggunakan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;logika&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ini&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ialah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;model&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berpikir&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;silogisma,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;seperti&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;contoh&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dibawah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ini :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="ES"&gt;Silogisma&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="ES"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Premis&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mayor &lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;semua&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;manusia&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;akhirnya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mati&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="ES"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Premis&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;minor&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Amir&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;manusia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="ES"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Kesimpulan&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Amir&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;akhirnya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;akan&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;mati&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="ES"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="ES"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="ES"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="ES"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="ES"&gt;&lt;b&gt;Sumber&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pengetahuan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="ES"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="ES"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Sumber&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pengetahuan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;dunia&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ini&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berawal&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dari&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sikap&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;manusia&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;meragukan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;setiap&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;gejala&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ada&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;di&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;alam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;semesta&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Manusia&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tidak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mau&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menerima&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;saja&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hal-hal&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ada&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;termasuk&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;nasib&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dirinya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sendiri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Rene&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Descarte&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pernah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berkata&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="ES"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;“DE&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;OMNIBUS&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;DUBITANDUM”&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mempunyai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;arti&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bahwa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;segala&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sesuatu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;harus&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;diragukan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Persoalan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mengenai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;criteria&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;untuk&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menetapkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kebenaran&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;itu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sulit&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dipercaya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;Dari&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berbagai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;aliran&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;maka&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;muncullah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pula&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berbagai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kriteria&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kebenaran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;1.6.&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kriteria&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kebenaran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;              &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;Salah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;satu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;criteria&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kebenaran&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;adalah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;adanya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;konsistensi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pernyataan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;terdahulu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dianggap&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;benar.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sebagai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;contoh&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ialah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kasus&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;penjumlahan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;angka-angka&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tersebut&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dibawah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ini&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2" style="margin-left: 60.75pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;3&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;" lang="EN-GB"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;3&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;+&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;5&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;8&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2" style="margin-left: 60.75pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;4&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;" lang="SV"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;4&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;+&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;4&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;8&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2" style="margin-left: 60.75pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;6&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;+&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;2&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;8&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;Semua&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;orang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;akan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menganggap&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;benar&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bahwa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;3&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;5&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;=&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;8,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;maka&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pernyataan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berikutnya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bahwa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;4&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;+&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;4&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;=&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;8&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;juga&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;benar,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;karena&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;konsisten&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pernyataan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sebelumnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;Beberapa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kriteria&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kebenaran&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;diantaranya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ialah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;Teori&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Koherensi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dimaksud&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;teori&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;koherensi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ialah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bahwa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;suatu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pernyataan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dianggap&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;benar&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bila&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pernyataan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;itu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bersifat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;koheren&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;konsisten&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pernyataan-pernyataan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sebelumnya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dianggap&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;benar.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;Contohnya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ialah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;matematika&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bentuk&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;penyusunannya,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pembuktiannya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berdasarkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;teori&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;koheren.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;&lt;b&gt;Teori&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Korespondensi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Teori&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;korespondensi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dipelopori&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;oleh&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bertrand&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Russel.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;teori&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ini&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;suatu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pernyataan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dianggap&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;benar&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;apabila&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;materi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pengetahuan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dikandung&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berkorespondensi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;objek&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dituju&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;oleh&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pernyataan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tersebut.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Contohnya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ialah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;apabila&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ada&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;seorang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mengatakan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bahwa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ibukota&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Inggris&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;adalah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;London,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;maka&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pernyataan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;itu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;benar.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sedang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;apabila&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dia&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mengatakan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bahwa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ibukota&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Inggris&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;adalah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jakarta,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;maka&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pernyataan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;itu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;salah;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;karena&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;secara&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kenyataan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ibukota&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Inggris&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;adalah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;London&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bukan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jakarta.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="EN-GB"&gt;&lt;b&gt;Teori&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pragmatis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="EN-GB"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;Tokoh&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;utama&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;teori&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ini&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ialah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Charles&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;S&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pierce.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Teori&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pragmatis&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mengatakan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bahwa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kebenaran&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;suatu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pernyataan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;diukur&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;criteria&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;apakah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pernyataan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tersebut&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bersifat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;fungsional&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam kehidupan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;praktis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Kriteria&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kebenaran&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;didasarkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;atas&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kegunaan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;teori&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tersebut.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Disamping&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;itu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;aliran&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ini&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;percaya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bahwa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;suatu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;teori&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tidak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;akan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;abadi,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;jangka&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;waktu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tertentu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;itu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dapat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;diubah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mengadakan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;revisi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h1 style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;" lang="EN-GB"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Ontologi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-GB"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;Ontologi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ialah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hakikat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;apa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dikaji&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;atau&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ilmunya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;itu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sendiri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Seorang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;filosof&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bernama&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Democritus&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menerangkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;prinsip-prinsip&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;materialisme&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mengatakan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sebagai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berikut&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;              &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Hanya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berdasarkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kebiasaan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;saja&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;maka&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;manis&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;itu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;manis,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;panas&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;itu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;panas,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dingin&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;itu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dingin,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;warna&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;itu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;warna.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Artinya,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;objek&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;penginderaan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sering&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kita&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;anggap&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;nyata,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;padahal&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tidak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;demikian.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hanya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;atom dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kehampaan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;itulah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bersifat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;nyata. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Jadi&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;istilah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;“manis,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;panas&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dingin”&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;itu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hanyalah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;merupakan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;terminology&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kita&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berikan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kepada&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;gejala&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ditangkap&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pancaindera.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Ilmu &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;merupakan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pengetahuan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mencoba&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menafsirkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;alam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;semesta&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ini&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;seperti&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;adanya,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;oleh&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;karena&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;itu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;manusia&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menggali&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ilmu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tidak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dapat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;terlepas&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dari&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;gejala-gejala&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berada&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;didalamnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sifat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ilmu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pengetahuan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berfungsi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;membantu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;manusia&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mememecahkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;masalah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tidak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;perlu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;memiliki&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kemutlakan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;seperti&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;agama&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;memberikan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pedoman&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;terhadap&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hal-hal&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;paling&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hakiki&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dari&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kehidupan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sekalipun&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;demikian&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sampai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tahap&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tertentu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ilmu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;perlu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;memiliki&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;keabsahan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;melakukan generalisasi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sebagai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;contoh,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bagaimana&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kita&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mendefinisikan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;manusia,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;maka&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berbagai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;penegertianpun&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;akan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;muncul pula.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Contoh&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Siapakah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;manusia&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;iu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;jawab&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ilmu ekonomi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ialah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;makhluk&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ekonomi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Sedang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ilmu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;politik&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;akan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menjawab&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bahwa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;manusia&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ialah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;political&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;animal&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dunia&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pendidikan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;akan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mengatakan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;manusia&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ialah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;homo&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;educandum.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;&lt;b&gt;Epistimologi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;              &lt;/span&gt;Yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dimaksud&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;epistimologi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ialah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bagaimana&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mendapatkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pengetahuan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;benar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Beberapa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hal&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;perlu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;diperhatikan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mendapatkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pengetahuan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ialah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;1.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;Batasan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kajian&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ilmu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;secara&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ontologis&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ilmu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;membatasi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pada &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;Pengkajian&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;objek&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berada&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;lingkup&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;manusia. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;tidak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dapat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mengkaji&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;daerah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bersifat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;transcendental.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;2.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;Cara&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menyusun&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;pengetahuan :&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;untuk&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mendapatkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pengetahuan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;menjadi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ilmu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;diperlukan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;cara&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;untuk&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menyusunnya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yaitu&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;cara&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menggunakan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;metode&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ilmiah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;3.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;Diperlukan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;landasan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sesuai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ontologis dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;aksiologis&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ilmu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;itu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sendiri&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;4.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;Penjelasan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;diarahkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pada&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;deskripsi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mengenai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hubungan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berbagai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;faktor&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;terikat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;suatu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;konstelasi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;penyebab &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;timbulnya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;suatu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;gejala&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;proses&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;terjadinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;5.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;Metode&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ilmiah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;harus&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bersifat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sistematik&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;eksplisit&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;6.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;Metode&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ilmiah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tidak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dapat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;diterapkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kepada&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pengetahuan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tidak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tergolong&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pada&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kelompok&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ilmu&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;7.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;Ilmu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mencoba&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mencari&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;penjelasan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mengenai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;alam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menjadikan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kesimpulan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bersifat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;umum&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;impersonal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;8.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;Karakteristik&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menonjol&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kerangka&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pemikiran&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;teoritis :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 54pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;a.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;Ilmu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;eksakta&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;deduktif,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;rasio,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kuantitatif&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 54pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;b.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;Ilmu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;social&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;induktif,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;empiris,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kualitatif&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 54pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 54pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;b&gt;Beberapa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pengertian&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dasar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;Konsep&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Konsep&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;adalah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;istilah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;definisi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;digunakan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;untuk&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menggambarkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;gejala&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;secara&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;abstrak, &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;contohnya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;seperti&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kejadian,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;keadaan,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kelompok.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Diharapkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;peneliti&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mampu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;memformulasikan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pemikirannya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kedalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;konsep&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;secara&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;jelas&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kaitannya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;penyederhanaan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;beberapa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;masalah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berkaitan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;satu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;lainnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dunia&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;penelitian&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dikenal&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dua&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pengertian&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mengenai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;konsep,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yaitu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pertama&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;konsep&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;jelas&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hubungannya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;realita&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;diwakili,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;contoh :&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;meja,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mobil dll nya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kedua&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;konsep&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;abstrak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hubungannya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;realitas&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;diwakili,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;contoh :&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kecerdasan,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kekerabatan,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dll nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;Konstruk&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Konstruk&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;(construct)&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;adalah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;suatu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;konsep&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;diciptakan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;digunakan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kesengajaan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kesadaran&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;untuk&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tujuan-tujuan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ilmiah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tertentu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;Proposisi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Proposisi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;adalah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hubungan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;logis&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;antara&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dua&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;konsep.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Contoh :&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;penilitian&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mengenai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mobilitas&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;penduduk,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;proposisinya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bebrbunyi :&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;“ proses&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;migrasi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tenaga&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kerja&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ditentukan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;oleh&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;upah “&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;(Harris&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Todaro).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;penelitian&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sosial&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dikenal&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ada&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dua&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;jenis&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;proposisi;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pertama&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;aksioma&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;atau&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;postulat,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kedua&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;teorem.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Aksioma&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ialah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;proposisi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kebenarannya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sudah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tidak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;lagi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;penelitian;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sedang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;teorem&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ialah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;proposisi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yag&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dideduksikan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dari&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;aksioma.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;Teori&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Salah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;satu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;definisi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mengenai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;teori&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ialah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;serangkaian&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;asumsi,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;konsep,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;konstruk,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;definisi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;proposisi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;untuk&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menerangkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;suatu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;fenomena&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;secara&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sisitematis&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;cara&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;merumuskan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hubungan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;antar&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;konsep&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;(Kerlinger,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;FN)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Definisi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;lain&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mengatakan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bahwa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;teori&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;merupakan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pengetahuan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ilmiah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mencakup&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;penjelasan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mengenai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;suatu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;faktur&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tertentu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dari&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;satu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;disiplin&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ilmu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Teori&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mempunyai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;beberapa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;karakteristik&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sebagai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berikut;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;a.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;harus&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;konsisten&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;teori-teori&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sebelumnya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;memungkinkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tidak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;terjadinya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kontraksi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;teori&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;keilmuan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;secara&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;keseluruhan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;b.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;harus&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;cocok&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;fakta-fakta&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;empiris,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sebab&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;teori&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;bagaimanapun&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;konsistennya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;apabila&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tidak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;didukung&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;oleh&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;pengujian&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;empiris&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tidak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dapat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;diterima&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kebenarannya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;secara&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ilmiah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;c. Ada empat cara teori dibangun menurut Melvin Marx : 1)Model Based Theory, 2) Teori deduktif, 3)Teori induktif dan 4) Teori fungsional &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;Berdasarkan teori pertama teori berkembang adanya jaringan konseptual yang kemudian diuji secara empiris. Validitas substansi terletak pada tahap-tahap awal dalam pengujian model, yaitu apakah model bekerja sesuai dengan kebutuhan peneliti.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;Teori kedua mengatakan suatu teori dikembangkan melalui proses deduksi. Deduksi merupakan bentuk inferensi yang menurunkan sebuah kesimpulan yang didapatkan melalui penggunaan logika pikiran dengan disertai premis-premsi sebagai bukti. Teori deduktif merupakan suatu teori yang menekankan pada struktur konseptual dan validitas substansialnya. Teori ini juga berfokus pada pembangunan konsep sebelum pengujian empiris.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;Teori ketiga menekankan pada pendekatan empiris untuk mendapatkan generalisasi. Penarikan kesimpulan didasarkan pada observasi realitas yang berulang-ulang dan mengembangkan pernyataan-pernyataan yang berfungsi untuk menerangkan serta menjelaskan keberadaan pernyataan-pernyataan tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;Teori keempat mengatakan suatu teori dikembangkan melalui interaksi yang berkelanjutan antara proses konseptualisasi dan pengujian empiris yang mengikutinya. Perbedaan utama dengan teori deduktif terletak pada proses terjadinya konseptualisasi pada awal pengembangan teori. Pada teori deduktif rancangan hubungan konspetualnya diformulasikan dan pengujian dilakukan pada tahap akhir pengembangan teori. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;Logika&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ilmiah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Gabungan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;antara&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;logika&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;deduktif&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;induktif&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dimana&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;rasionalisme&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;empirisme&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bersama-sama&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;suatu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;system&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mekanisme&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;korektif.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;Hipotesa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Hipotesa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;adalah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;jawaban&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sementara&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;terhadap&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;permasalahan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sedang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;diteliti.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hipotesa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;merupakan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;saran&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;peneltian&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ilmiah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;karena&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hipoteasa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;adalah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;instrumen&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kerja&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dari&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;suatu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;teori&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bersifat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;spesifik&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;siap&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;diuji&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;secara&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;empiris.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;merumuskan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hipotesa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pernyataannya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;harus&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;merupakan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pencerminan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;adanya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hubungan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;antara&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dua&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;variabel&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;atau&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;lebih.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Hipotesa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bersifat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;relasional&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ataupun&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;deskriptif&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;disebut&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hipotesa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kerja&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;(Hk),&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sedang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;untuk&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pengujian&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;statistik&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dibutuhkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hipotesa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pembanding&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hipotesa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kerja&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;biasanya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;merupakan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;formulasi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;terbalik&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dari&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hipotesa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kerja.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hipotesa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;semacam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;itu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;disebut&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hipotesa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;nol&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;(H0). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;Variabel&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Variabel&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ialah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;konstruk-konstruk&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;atau&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sifat-sifat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sedang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dipelajari.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Contoh :&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;jenis&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kelamin,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kelas&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sosial,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mobilitas&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pekerjaan dll nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;Ada lima tipe variable yang dikenal dalam penelitian, yaitu: variable bebas (independent), variable tergantung (dependent), variable perantara (moderate), variable pengganggu (intervening) dan variable kontrol (control)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Jika dipandang dari sisi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;skala pengukurannya maka ada empat macam variabel:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;nominal,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ordinal,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;interval&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ratio.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;Definisi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Operasional&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dimaksud&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;definisi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;operasional&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ialah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;spesifikasi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kegiatan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;peneliti&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mengukur&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;atau&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;memanipulasi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;suatu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;variabel.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Definisi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;operasional&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;memberi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;batasan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;atau&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;arti&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;suatu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;variabel&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;merinci&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hal&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;harus&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dikerjakan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;oleh&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;peneliti&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;untuk&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mengukur&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;variabel&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tersebut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kerangka&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ilmiah&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;1.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;Perumusan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;masalah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pertanyaan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tentang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;obyek&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;empiris &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;jelas&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;batas-batasnya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;serta&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dapat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;diidentifikasikan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;faktor-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;faktor&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;terkait&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;didalamnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;2.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;Penyusunan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kerangka&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pengajuan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hipotesis :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;" lang="SV"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;Menjelaskan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hubungan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;anatara&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;factor&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;terkait&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="ES"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;" lang="ES"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="ES"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="ES"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="ES"&gt;Disusun&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;secara&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;rasional&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="ES"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;" lang="ES"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="ES"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="ES"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="ES"&gt;Didasarkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pada&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;premis-premis&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ilmiah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;" lang="SV"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;Memperhatikan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;faktor-faktor&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;empiris&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;cocok&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;3.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;Pengujian&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hipotesis&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;" lang="SV"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;mencari&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;fakta-fakta&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mendukung&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hipotesis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;4.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;Penarikan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kesimpulan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Sarana&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Berpikir&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ilmiah&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;bahasa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dimaksud&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bahasa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;disini&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ialah bahasa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ilmiah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;merupakan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sarana&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;komunikasi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ilmiah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ditujukan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;untuk&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menyampaikan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;informasi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berupa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pengetahuan,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;syarat-syarat :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;" lang="SV"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;bebas&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dari&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;unsur&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;emotif&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;" lang="SV"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;reproduktif&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;" lang="SV"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;obyektif&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;" lang="SV"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;eksplisit&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;matematika&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;Matematika&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;adalah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pengetahuan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sebagai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sarana&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berpikir&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;deduktif&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sifat : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;" lang="SV"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;jelas,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;spesifik&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;informatif&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;" lang="SV"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;tidak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menimbulkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;konotasi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;emosional&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;" lang="SV"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;kuantitatif&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;statiska&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Statiska&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ialah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pengetahuan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sebagai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sarana&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berpikir&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;induktif&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sifat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;" lang="SV"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;dapat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;digunakan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;untuk&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menguji&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tingkat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ketelitian&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;" lang="SV"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;untuk&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menentukan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hubungan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kausalitas&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;antar&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;factor&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;terkait&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;b&gt; Aksiologi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;              &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;Aksiologi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ialah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menyangkut &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;masalah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;nilai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kegunaan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ilmu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ilmu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tidak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bebas&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;nilai.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Artinya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pada tahap-tahap&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tertentu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kadang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ilmu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;harus&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;disesuaikan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;nilai-nilai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;budaya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;moral&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;suatu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;masyarakat;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sehingga&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;nilai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kegunaan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ilmu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tersebut&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dapat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dirasakan &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;oleh&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;masyarakat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;usahanya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;meningkatkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kesejahteraan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bersama,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bukan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sebaliknya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;malahan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menimbulkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bencana.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;Contoh&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kasus :&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;penelitian&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;di&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Taiwan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;              &lt;/span&gt;Dampak&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;kemajuan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;teknologi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;moderen&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;telah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;diteliti&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;model&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;penelitian&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;terintegrasi,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;khususnya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;terhadap&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;masyarakat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;budaya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hasil&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kemajuan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;teknologi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;di&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Taiwan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;telah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;membawa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;negara&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;itu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mengalami&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;“keajaiban&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ekonomi”,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sekalipun&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;demikian&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hasilnya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tidak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;selalu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;positif.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kemajuan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tersebut &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;membawa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;banyak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;perubahan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kebiasaan,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tradisi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;budaya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;di&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Taiwan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Berdasarkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;penelitian&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tersebut&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;terdapat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;lima&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hal&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;telah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berubah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;selama&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;periode&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;perkembangan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;teknologi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;di&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;negara&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tersebut&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yaitu :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;1.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Perubahan-perubahan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;struktur&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;industri&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;berupa :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;meningkatnya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sektor&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;jasa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;peranan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;teknologi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;canggih&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pada&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;bidang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;manufaktur.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;2.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;Perubahan-perubahan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sruktur&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pasar&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berupa :&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pasar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;menjadi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;semakin&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;terbatas,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sedang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pengelolaan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bisnis&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menjadi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;semakin&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;beragam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;3.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;Perubahan-perubahan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;struktur&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kepegawaian&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berupa :&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;tenaga&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;professional&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;telah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;terlatih&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bidang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;teknik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;menjadi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;semakin&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;meningkat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;4.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;Perubahan-perubahan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;struktur&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;masyarakat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berupa :&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;Meningkatnya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;jumlah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;penduduk&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;usia&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tua&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;konsep&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;“keluarga&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;besar”&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;proses&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;diganti&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;konsep&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;“keluarga&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kecil”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;5.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;Perubahan-perubahan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;nilai-nilai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sosial&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berupa :&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-GB"&gt;penghargaan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;lebih&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tinggi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;terhadap&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;keuntungan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;secara&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ekonomis&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;daripada&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;masalah-masalah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;keadilan,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;meningkatnya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kecenderungan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;masyarakat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;untuk&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bersikap&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;individualistik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="EN-GB"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6692586633678921833-7330785739064101326?l=feddy05.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feddy05.blogspot.com/feeds/7330785739064101326/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6692586633678921833&amp;postID=7330785739064101326' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/7330785739064101326'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/7330785739064101326'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feddy05.blogspot.com/2008/06/berbagai-cara-mencari-kebenaran.html' title='Berbagai  Cara  Mencari  Kebenaran'/><author><name>Feddy Purnomo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14806744719343353841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6692586633678921833.post-2154893220418075741</id><published>2008-01-08T14:39:00.001+07:00</published><updated>2008-08-20T17:04:28.293+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ilmu Netral'/><title type='text'>Counter Script</title><content type='html'>Lengkapi  BLOG anda dengan Counter!!!!!!!!!!!!!!!!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6692586633678921833-2154893220418075741?l=feddy05.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feddy05.blogspot.com/feeds/2154893220418075741/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6692586633678921833&amp;postID=2154893220418075741' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/2154893220418075741'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/2154893220418075741'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feddy05.blogspot.com/2008/01/counter-script.html' title='Counter Script'/><author><name>Feddy Purnomo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14806744719343353841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6692586633678921833.post-2903538713670063011</id><published>2008-01-07T17:59:00.001+07:00</published><updated>2008-08-20T17:29:29.340+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Meditasi'/><title type='text'>Tahun Baru Pak!!!!!!!</title><content type='html'>Gak terasa sudah hampir satu tahun lebih saya bergabung dengan blog ini akan tetapi saya baru sedikit mendapat ilmu tentang ini. Smoga di tahun yang baru ini saya lebih bisa mengembangkan blog ini.....Slamet tahun baru 2008.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6692586633678921833-2903538713670063011?l=feddy05.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feddy05.blogspot.com/feeds/2903538713670063011/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6692586633678921833&amp;postID=2903538713670063011' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/2903538713670063011'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/2903538713670063011'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feddy05.blogspot.com/2008/01/tahun-baru-pak.html' title='Tahun Baru Pak!!!!!!!'/><author><name>Feddy Purnomo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14806744719343353841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6692586633678921833.post-3545791724314722922</id><published>2007-04-22T17:27:00.001+07:00</published><updated>2008-08-20T17:26:39.770+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ilmu Netral'/><title type='text'>Hati Yang Buta</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt; FAKTA ini tentu amat mengejutkan, bahkan sulit&lt;br /&gt;dipercaya. Betapa kelompok Salafy yang selama ini&lt;br /&gt;dikenal sebagai kelompok Islam yang berdakwah untuk&lt;br /&gt;Ihyaus Sunnah (menghidup-hidupkan sunnah Nabi SAW),&lt;br /&gt;gerakan dakwah mereka ternyata didanai oleh jaringan&lt;br /&gt;intelejen Israel, Mossad. Tujuannya untuk menimbulkan&lt;br /&gt;fitnah dan perpecahan di kalangan kaum Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Badan intelejen Palestina mengijinkan harian Al-Hayat&lt;br /&gt;dan Televisi Libanon, LBC, untuk mewawancarai&lt;br /&gt;orang-orang Palestina yang menjadi agen Mossad, dan&lt;br /&gt;sekarang ditawan oleh pemerintah Palestina. Mereka&lt;br /&gt;telah menyebabkan terbunuhnya sejumlah Mujahidin.&lt;br /&gt;Dalam sebuah wawancara, salah seorang agen&lt;br /&gt;mengungkapkan cara perekrutan mereka serta peranan&lt;br /&gt;yang mereka lakukan dalam memantau para mujahidin dan&lt;br /&gt;memicu fitnah lewat perselisihan, perpecahan, dan&lt;br /&gt;kebencian demi merealisasikan kepentingan strategis&lt;br /&gt;Zionisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wawancara ini diterbitkan oleh tabloid An-Nas nomor&lt;br /&gt;127 mengutip harian Al-Hayat yang terbit di London dan&lt;br /&gt;juga ditayangkan televisi LBC. Tabloid Al-Basya'ir&lt;br /&gt;kembali menyiarkan wawancara tersebut mengingat&lt;br /&gt;pentingnya fakta-fakta yang diungkapkan oleh agen ini.&lt;br /&gt;Wawancara di bawah ini, yang diterjemahkan oleh Jati&lt;br /&gt;Utomo Dwi Hatmoko, M.Sc. , mahasiswa Structural&lt;br /&gt;Engineering and Construction Management University of&lt;br /&gt;Newcastle Upon Tyne United Kingdom, dan dikutip dari&lt;br /&gt;Hidayatullah. com, laporan Bahrum A. Rambe. Berikut&lt;br /&gt;hasil wawancara dimaksud:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wartawan: Bagaimana para zionis itu dapat memperalat&lt;br /&gt;anda untuk kepentingan mereka dalam konspirasi dan&lt;br /&gt;pengkhianatan terhadap bangsa dan negara anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agen: Awalnya saya membaca iklan di koran lokal&lt;br /&gt;tentang adanya pusat studi strategis kemasyarakatan&lt;br /&gt;yang bertempat di Singapura, mereka membutuhkan&lt;br /&gt;reporter di Tepi Barat untuk melakukan studi sosial&lt;br /&gt;dan publisistik tentang lingkungan, kemiskinan, dan&lt;br /&gt;lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu saya kirim biodata dan ijazah saya. Setelah dua&lt;br /&gt;pekan, datang balasan penerimaan saya di lembaga&lt;br /&gt;tersebut yang ternyata dikendalikan oleh intelejen&lt;br /&gt;zionis Mossad, dan dilaksanakan oleh orang-orang&lt;br /&gt;Palestina yang bekerja sama dengan zionisme untuk&lt;br /&gt;merekrut orang Arab Palestina dengan cara jahannam&lt;br /&gt;yang tidak terpikir oleh siapapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka meminta kepada saya untuk menyiapkan laporan&lt;br /&gt;kemasyarakatan strategis. Mereka memberi imbalan uang&lt;br /&gt;yang cukup banyak. Dari situ, Pusat Studi Strategis&lt;br /&gt;palsu itu meminta tambahan laporan-laporan sensitif.&lt;br /&gt;Dan saya memenuhinya dengan teratur. Dengan&lt;br /&gt;memperhatikan permintaan-perminta an mereka saya&lt;br /&gt;mengetahui bahwa lembaga ini ada di bawah Mossad. Tapi&lt;br /&gt;saya tidak bisa mundur karena saya sudah memberi&lt;br /&gt;laporan-laporan yang sangat sensitif tentang keamanan&lt;br /&gt;nasional, tokoh-tokoh Mujahidin, posisi tempat tinggal&lt;br /&gt;mereka, dan keberadaan mereka. Informasi ini&lt;br /&gt;memudahkan mereka untuk membunuh para Mujahidin&lt;br /&gt;terbaik dari Hamas dan Jihad Islami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi berkembang sedikit demi sedikit sampai&lt;br /&gt;permainan ini tersingkap, mereka memberi kepada saya&lt;br /&gt;lisensi untuk menemui orang-orang penting di Tel Aviv.&lt;br /&gt;Di sana mereka menyambut saya di sebuah hotel bintang&lt;br /&gt;lima. Mereka memberi saya seluruh sarana kenikmatan,&lt;br /&gt;tapi ternyata mereka merekam saya ketika berada dalam&lt;br /&gt;kondisi memalukan dengan seorang wanita. Hal ini&lt;br /&gt;sebagai salah satu cara mereka untuk memperbudak dan&lt;br /&gt;mengendalikan saya di kemudian hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sini pekerjaan menjadi lebih akurat. Mereka&lt;br /&gt;melatih saya seluruh dasar kerja intelejen. Dan&lt;br /&gt;komunikasi kami lewat internet, mengirim informasi&lt;br /&gt;lewat telepon seluler yang mereka berikan. Dari sini&lt;br /&gt;saya mulai mengumpulkan informasi yang paling akurat&lt;br /&gt;dan vital tentang tokoh-tokoh intifadhah secara rutin.&lt;br /&gt;Posisi saya sebagai reporter, membuat saya dapat&lt;br /&gt;bergabung dengan seluruh unsur Mujahidin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mendapatkan informasi yang sangat penting karena&lt;br /&gt;saya dianggap sebagai pejuang. Karena kedekatan saya&lt;br /&gt;dengan para pemimpin perlawanan dan pantauan saya&lt;br /&gt;terhadap posisi gerakan dan tempat tidur mereka saya&lt;br /&gt;telah memudahkan banyak pembunuhan melalui pesawat,&lt;br /&gt;penangkapan malam hari atau dengan menembak kendaraan.&lt;br /&gt;Dan saya telah merekrut banyak orang untuk kepentingan&lt;br /&gt;zionis dengan upah rendah tidak lebih dari 1500 chikel&lt;br /&gt;per bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wartawan: Kami mengetahui bahwa anda dapat&lt;br /&gt;mengintervensi beberapa jamaah Islamiyyah, bagaimana&lt;br /&gt;itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agen: Sesungguhnya zionis sudah memanfaatkan kepolosan&lt;br /&gt;dan ketidak hati-hatian orang-orang Palestina. Kami&lt;br /&gt;ditugaskan membuat beberapa situs dengan nama:&lt;br /&gt;Palestine Islamiyyah, al-Jihad al-Muqaddas, Tahrir&lt;br /&gt;al-Quds, Syababul Intifadhah, dan lain-lain. Dengan&lt;br /&gt;situs-situs ini kami berhubungan dengan banyak anak&lt;br /&gt;muda yang memiliki semangat jihad. Kami janjikan&lt;br /&gt;kepada mereka untuk membiayai mereka dengan uang dan&lt;br /&gt;senjata, dengan menyebutkan bahwa dana tersebut&lt;br /&gt;bersumber dari orang-orang kaya dari Teluk dan aktivis&lt;br /&gt;Islam di Mesir, Yordan dan Kuwait.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah, kami dapat menembus banyak mata rantai&lt;br /&gt;Mujahidin dan merasuk ke dalam tubuh mereka dengan&lt;br /&gt;mengatasnamakan Islam dan jihad. Dan yang lebih&lt;br /&gt;berbahaya, kami dapat memperalat orang-orang yang&lt;br /&gt;bersemangat tinggi, khususnya orang-orang Salafiy&lt;br /&gt;untuk menyebarkan buku-buku yang menimbulkan fitnah&lt;br /&gt;dan perpecahan di kalangan umat Islam. Buku-buku ini,&lt;br /&gt;sebenarnya dicetak dan dibiayai dengan biaya dari&lt;br /&gt;Mossad untuk membuat pertempuran marginal antara&lt;br /&gt;aktivis Islam, khususnya antara Syi'ah dan Sunnah di&lt;br /&gt;Palestina, Pakistan, Yaman, dan Yordan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puluhan judul buku-buku yang menyerang Syi'ah dengan&lt;br /&gt;cara menjijikkan, dan buku lain yang menyerang Sunnah,&lt;br /&gt;sudah dicetak. Dan dimanfaatkan juga orang-orang yang&lt;br /&gt;fanatik dari kedua belah pihak, setelah diyakinkan&lt;br /&gt;bahwa buku-buku tersebut dicetak oleh para dermawan&lt;br /&gt;Teluk dengan cetakan lux. Selebihnya, pekerjaan akan&lt;br /&gt;dilakukan oleh mereka yang teripu dari kelompok&lt;br /&gt;fanatik Sunnah seperti Salafiyyin dan lain-lain.&lt;br /&gt;Tujuan utama dari pencetakan dan penyebaran buku ini,&lt;br /&gt;adalah menimbulkan fitnah dan kebencian serta saling&lt;br /&gt;mengkafirkan antarpihak dan menyibukkan mereka dengan&lt;br /&gt;pertarungan sampingsan sesama mereka, agar Israel&lt;br /&gt;dapat merealisasikan tujuannya, yaitu menghancurkan&lt;br /&gt;Islam, menelan tanah air, menghapus identitas generasi&lt;br /&gt;muda melalui penyebaran dekadensi moral, atau&lt;br /&gt;menggunakan orang-orang yang tersingkir di luar&lt;br /&gt;kehidupan, fanatik dan keras kepala. Hati mereka penuh&lt;br /&gt;dengan kebencian terhadap saudara mereka sesama&lt;br /&gt;Muslim, baik Sunnah atau Syi'ah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini, jaringan Mossad telah cukup sukses&lt;br /&gt;menjalankan missinya. Anda dapat melihat kira-kira&lt;br /&gt;semua masjid dan perkumpulan anak muda di Yaman,&lt;br /&gt;Pakistan, dan Palestina tenggelam dengan buku-buku&lt;br /&gt;ini, yang dicetak dan dibagikan secara gratis; yang&lt;br /&gt;dikesankan seolah-olah dibiayai dari kocek para&lt;br /&gt;donatur kaya Arab Saudi, padahal Mossad ada di&lt;br /&gt;belakang semua ini. Sayang sekali, banyak orang-orang&lt;br /&gt;yang tidak menyadari, termasuk para imam masjid,&lt;br /&gt;khatib-khatib, dan da'i-da'i yang menyibukkan diri&lt;br /&gt;secara ikhlas dan serius dengan menyebarkan buku-buku&lt;br /&gt;beracun minimal bisa dikatakan buku-buku lancang dan&lt;br /&gt;fitnah. Fitnah lebih berbahaya dari pembunuhan. Karena&lt;br /&gt;pikiran mereka sempit, maka mereka tidak berpikir&lt;br /&gt;tentang tujuan sebenarnya dari penyebaran buku-buku&lt;br /&gt;ini, yang meniupkan kebencian, perpecahan dan fitnah&lt;br /&gt;khususnya hari-hari belakangan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku-buku ini telah mulai menuai pengaruhnya di&lt;br /&gt;Pakistan. Orang-orang yang menyebut dirinya pengikut&lt;br /&gt;Ahlu Sunnah wal jama'ah, membentuk Tentara Shahabat&lt;br /&gt;dan menyerang kaum Syi'ah dalam ritual dan&lt;br /&gt;rumah-rumah, membunuh mereka ketika shalat Shubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah pembantaian ganas yang menyedihkan meninggalkan&lt;br /&gt;ribuan mayat. Di lain pihak membentuk Tentara Muhammad&lt;br /&gt;bereaksi dengan balasan yang lebih keras, ratusan&lt;br /&gt;orang terbunuh di kedua belah pihak tiap bulan.&lt;br /&gt;Pembantaian berdarah, kedengkian, membuat-buat&lt;br /&gt;pertempuran sampingan, fitnah yang berbahaya dengan&lt;br /&gt;pahlawan Khawarij zaman sekarang, dimanfaatkan oleh&lt;br /&gt;Mossad untuk menyulut fanatisme, pengkafiran,&lt;br /&gt;pembunuhan, untuk melemahkan negara Islam pertama yang&lt;br /&gt;memiliki bom atom, Pakistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan rencana mereka di Yaman, sampai saat ini&lt;br /&gt;pekerjaan masih berjalan dengan serius dan hasilnya&lt;br /&gt;sebentar lagi akan bisa dilihat. Namun sangat&lt;br /&gt;disayangkan, khusus tentang pemicu fitnah di&lt;br /&gt;Palestina, seluruh tujuan tidak tercapai seperti di&lt;br /&gt;Pakistan dan Yaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wartawan: Sekarang apakah anda menyesal? Di mana mata&lt;br /&gt;hati anda ketika anda menunjukkan tempat-tempat&lt;br /&gt;persembunyian tokoh-tokoh perlawanan kepada zionis,&lt;br /&gt;agar dibunuh dengan keji beserta keluarga mereka&lt;br /&gt;dengan pesawat Apache dan roket-roket mereka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agen: Apalah gunanya penyesalan. Saya merasa sedih&lt;br /&gt;ketika mereka memusnahkan sebuah bangunan beserta&lt;br /&gt;penghuninya hanya untuk membunuh salah seorang&lt;br /&gt;Mujahidin yang dicari, di mana operasi ini menyebabkan&lt;br /&gt;terbunuhnya 17 anak kecil dan wanita juga sang Mujahid&lt;br /&gt;yang dicari. Sayalah penyebabnya, sungguh sayang.&lt;br /&gt;Karena itu, saya berhak dihukum dengan hukuman yang&lt;br /&gt;diputuskan pengadilan, yaitu eksekusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenal Gerakan Agen Mossad&lt;br /&gt;Semangat menghidupkan sunnah Nabi SAW di satu segi,&lt;br /&gt;dan memposisikan gerakan Islam di luar komunitasnya&lt;br /&gt;sebagai bid'ah, khawarij, dan tuduhan lain yang jauh&lt;br /&gt;dari kesan Islami; tanpa dibarengi dengan wawasan&lt;br /&gt;ilmu, pemahaman syari'ah dan siyasah secara memadai,&lt;br /&gt;membuat mereka mudah diprovokasi dan diperalat&lt;br /&gt;musuh-musuh Islam. Banyak gerakan Islam, dalam melawan&lt;br /&gt;zionisme dan hegemoni AS, justru diperalat oleh musuh&lt;br /&gt;dengan mengusung doktrin zionis tanpa disadari,&lt;br /&gt;sehingga mudah dihancurkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penting bagi aktivis Islam untuk mengenal di antara&lt;br /&gt;karakteristik ormas, orpol, maupun gerakan Islam, yang&lt;br /&gt;kadangkala tanpa disadari menjadi alat musuh untuk&lt;br /&gt;menghancurkan Islam. Berdasarkan kajian dan pengalaman&lt;br /&gt;karakteristik mereka itu dapat dikenali antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mendukung kekuasaan rezim yang zhalim secara&lt;br /&gt;apriori, selama penguasa tersebut masih melakukan&lt;br /&gt;shalat. Alasannya, karena Nabi memerintahkan taat&lt;br /&gt;kepada penguasa Muslim yang masih shalat sekalipun&lt;br /&gt;berbuat durhaka atau zhalim. "Enam puluh tahun di&lt;br /&gt;bawah penguasa zhalim, lebih baik daripada sehari&lt;br /&gt;tanpa pemimpin," kata mereka. Sementara mereka&lt;br /&gt;mengabaikan ayat Al-Qur'an yang melarang membantu&lt;br /&gt;orang-orang zhalim yang berkhianat kepada Allah dan&lt;br /&gt;rasul-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mengklaim pahamnya paling benar tanpa mau diajak&lt;br /&gt;dialog mendengarkan hujjah dari pihak Muslim yang&lt;br /&gt;dikategorikan sesat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Mengajak umat untuk menjauhi politik, dan&lt;br /&gt;memfokuskan diri dalam aqidah dan ibadah dalam&lt;br /&gt;pengertian sempit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Gemar mengabaikan hujjah lawan sekalipun hujjah itu&lt;br /&gt;dari Al-Qur'an dan hadits shahih hanya karena hujjah&lt;br /&gt;tersebut tidak berasal dari syeikh-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Mempersempit sumber-sumber pemahaman agama, dan&lt;br /&gt;hanya menerima dari ulama panutannya atau pemahaman&lt;br /&gt;dari kelompoknya sendiri secara terbatas, dengan&lt;br /&gt;menganggap pemahaman jalur lain sebagai bid'ah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Sangat mengecam perilaku yang dikategorikan&lt;br /&gt;tasabbuh dengan golongan kafir dan musyrik. Tapi,&lt;br /&gt;mengikuti cara berpikir dan kepemimpinan golongan&lt;br /&gt;zionis dengan menempatkan pendapat ulama panutannya&lt;br /&gt;melebihi Al-Qur'an dan hadits.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Menampilkan identitas tertentu untuk membedakan&lt;br /&gt;diri dengan kelompok lain secara fanatik sebagaimana&lt;br /&gt;halnya dengan sekte-sekte di lingkungan Yahudi dan&lt;br /&gt;Kristen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Mengambil ajaran agama dengan mengutamakan hal-hal&lt;br /&gt;yang bersifat personal dan keluarga, tapi mengabaikan&lt;br /&gt;masalah kenegaraan dan jihad. Hal ini sejalan dengan&lt;br /&gt;doktrin Kristen: "Berikan hak Kaisar kepada Kaisar,&lt;br /&gt;dan hak Tuhan kepada Tuhan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Sangat membenci, bahkan memusuhi gerakan Islam yang&lt;br /&gt;menuntut pemberlakuan Syari'ah Islam secara kaffah,&lt;br /&gt;terutama ajaran amar makruf nahyu mungkar dan jihad.&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6692586633678921833-3545791724314722922?l=feddy05.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feddy05.blogspot.com/feeds/3545791724314722922/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6692586633678921833&amp;postID=3545791724314722922' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/3545791724314722922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/3545791724314722922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feddy05.blogspot.com/2007/04/hati-yang-buta.html' title='Hati Yang Buta'/><author><name>Feddy Purnomo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14806744719343353841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6692586633678921833.post-4094167271030898828</id><published>2007-04-22T16:53:00.001+07:00</published><updated>2008-07-17T14:42:28.007+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ilmu Netral'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;b&gt;PACARAN HALAL&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sebagai Proses Penjajakan, Percayalah Kepada Cowok&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;(tidak mengandung ayat dari kitab agama manapun)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;        Jangan salah persepsi. Tulisan ini sama sekali tidak membenarkan judul di atas. Hanya sebagai umpan untuk menarik perhatian pembaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Berdasarkan dari betapa mudahnya wanita diperdaya oleh lelaki/cowok. Bahkan dengan sangat angkuhnya wanita sering berpendapat bahwa dirinya tidak akan mudah termakan rayuan gombal lelaki. Itu benar, karena dimasa sekarang ini tidak ada lelaki yang bibirnya bisa mengucapkan rayuan gombal seperti film-film Indonesia toempoe doeloe. Tetapi dengan pendidikan dan teknologi yang berkembang, metode kami berubah (red:cowok).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Kami bisa memanfaatkan semua SDM dan SDA yang ada di sekitar kami untuk menunjang tegaknya diagnosa &lt;b&gt;"SERIUS"&lt;/b&gt; dihadapan target (wanita). Apakah property "nebeng"? Oh tidak! Bahkan hanya dengan  &lt;b&gt;kesederhanaan&lt;/b&gt;, malah jadi pamungkas yang cukup jitu untuk meluluhkan hati wanita incaran kami. Karena dengan kesederhanaan dan property seadanya, akan mendatangkan kesan &lt;b&gt;ketulusan dan bersahaja&lt;/b&gt;. Yang kemudian menimbulkan cinta sepenuh hati, berakibat &lt;b&gt;kepasrahan.&lt;/b&gt; Ini fokusnya, kepasrahan yang artinya diriku sepenuhnya kuserahkan padamu, termasuk &lt;b&gt;my virgin &lt;/b&gt; (klo masih).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Wahai wanita, tidak semua diantara kami kaum lelaki mengincar hartamu, yang merupakan incaran kami sebenarnya adalah &lt;b&gt;SEX&lt;/b&gt;, sejauh mana dirimu memberikan rasa penasaran kepada kami, selama itu pula kami sanggup bersandiwara dengan sekuat tenaga kami. Mengapa kami sebut sandiwara? Karena kami menyimpulkan bahwa yang telah beristeri saja masih banyak yang selingkuh (meski tidak semuanya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Pernikahan yang kejelasan statusnya dilindungi oleh hukum agama dan UU Negara, masih sering kami injak-injak. Apalagi status pacaran? Yang sama sekali tidak dikuatkan oleh peraturan manapun. Artinya seorang cowok bisa saja berpacaran dengan seribu cewek dalam waktu bersamaan atau sebaliknya. Maka jadilah pemuda-pemudi bangsa ini sebagai pakar zina, dari yang kecil sampai yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Tapi masalah jadi bangsa apa bukan urusan kami, selagi kami masih bisa menikmati kenikmatan dunia lewat &lt;b&gt;tubuh wanita&lt;/b&gt; secara &lt;b&gt;free&lt;/b&gt;, maka paradigma &lt;b&gt;"Pacaran sebagai proses penjajakan" &lt;/b&gt; akan selalu kami sebarkan dengan cara apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Sex dengan &lt;b&gt;pacar sendiri&lt;/b&gt; sangat berbeda rasanya dengan sex dengan &lt;b&gt;pelacur&lt;/b&gt; manapun dengan &lt;b&gt;harga pakai berapapun&lt;/b&gt;. Sebab wanita yang selalu jadi target kami tentunya bersih, sehat, bebas penyakit menular seks (PMS), terawat dan terdidik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Soal kaya atau miskin si target itu bisa disesuaikan. Maksudnya apabila kami telah sukses memperdaya hati target, maka keadaan keuangan akan sangat mudah dikendalikan berdasarkan &lt;b&gt;scenario "rasa pengertian"&lt;/b&gt; yang kami ciptakan di hati target. Pulsa yang kami keluarkan untuk menjalin kedekatan tidak sebanding dengan kenikmatan yang menanti kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Target berjilbab? Bisa sukses bisa juga tidak. &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  Usaha kami dalam berburu "kenikmatan" terhadap target berjilbab memerlukan beberapa trik tambahan. Tetap bersikap  &lt;b&gt;sederhana, apa adanya, bersahaja, pengakuan terhadap kekurangan diri, bersikap humoris dan sedikit bumbu religi&lt;/b&gt; yang didapat dari ceramah ustadz-ustadz di televisi bisa jadi referensi tambahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Usaha kami sukses terhadap target yang berjilbab yang juga masih berpakaian ketat, sehingga jilbab kadang-kadang hanya menutupi rambutnya dan tidak menutupi ukuran "hardware" indahnya. Kulit target yang halus mulus karena sering tertutup dari polusi udara dan matahari memberikan sensasi yang tidak sama dengan target tidak berjilbab pada umumnya.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Luar biasa!!!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Usaha kami gagal apabila target berjilbab tapi juga berpakaian yang lebar, sehingga tidak tampak keindahannya lewat mata secara fisik, tapi kami sangat yakin dibalik pakaian yang lebar itu tersimpan lebih banyak keindahan. Kami kurang pasti penyebab kegagalan usaha kami terhadap target tersebut, bisa jadi keteguhan target dalam memegang keyakinan bahwa keindahan yang mereka miliki merupakan "harta berharga" yang hanya akan disuguhkan kepada suami mereka nantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Kenyataan yang menggembirakan adalah &lt;b&gt;target "kokoh"&lt;/b&gt; semacam ini berjumlah &lt;b&gt;sangat sedikit&lt;/b&gt; jika dibandingkan dengan &lt;b&gt;total target "empuk"&lt;/b&gt; yang  &lt;b&gt;banyak&lt;/b&gt; tersedia di sekitar kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Pada umumnya target menginginkan &lt;b&gt;"keseriusan"&lt;/b&gt;. Ketidaktahuan mereka terhadap makna kata serius ini yang sering kami manfaatkan sebagai peluluh hati mereka. Trik yang kami gunakan bermacam-macam, mulai dari kirim sms yang bertuliskan "Aku serius lho sama kamu", telepon diatas jam 23.00 (tarif murah) untuk bicara panjang lebar dengan topik yang dipilih secara random. Ini trik yang paling sederhana dan cukup jitu untuk target yang masih lugu atau pura-pura lugu soal keseriusan hubungan. Maksudnya walau target sudah mengerti tentang trik yang kami jalankan dalam meraih target, tapi seiring waktu dan semangat kami yang tidak berputus asa dalam menjalankan skenario, cepat lambat target yang dulunya pura-pura lugu akan luluh akhirnya melihat semangat tulus palsu kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Jika tujuan utama kami yaitu tubuh indah target belum didapatkan, maka bukti keseriusan palsu kami dapat dikuatkan dengan memboyong mereka ke orang tua kami atau sebaliknya, kami bersedia diboyong ke orang tua target. Sampai disini saja keberanian kami untuk bermain dengan kata serius, untungnya karena 99% target telah takluk pada level trik ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Kenyataan yang juga menggembirakan kami adalah apabila ternyata orang tua kami atau oramg tua target juga memiliki paradigma &lt;b&gt;"Pacaran adalah proses penjajakan"&lt;/b&gt; atau  &lt;b&gt;"Pacaran adalah proses yang harus dilalui oleh remaja normal"&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;Luar biasa!!!&lt;br /&gt;    Target yang telah beranggapan bahwa "inilah jodohku", dengan paradigma ini kami telah mendapatkan kepercayaan penuh dari segala pihak untuk memperlakukan target semau kami. Termasuk menikmati kenyamanan sensasi &lt;b&gt;seks penuh gratisan&lt;/b&gt; yang kami tunggu-tunggu selama perjuangan. Tidak perlu buru-buru, karena kami sangat dan sangat memperhatikan situasi, kondisi dan domisili.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Soal dikemudian hari kami bosan dengan target yang sudah habis manisnya karena kami hisap atau muncul target baru yang lebih segar, maka &lt;b&gt;skenario pelepasan diri&lt;/b&gt; dapat dijalankan dengan berbagai alasan. Sangat mudah melakukannya mengingat semua manusia memiliki kekurangan, kekurangan inilah yang harus diangkat ke permukaan dan menjadi pokok bahasan yang berlanjut dengan putusnya hubungan. Alasan ketidakcocokan bisa menjadi penangkal pertanyaan orang tua masing-masing pihak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;    Putus.&lt;/b&gt; Juga merupakan jalan baru bagi kami untuk memulai skenario pengejaran target baru. Tampang &lt;b&gt;berduka&lt;/b&gt;, bahkan tampang &lt;b&gt;tegar paska putus&lt;/b&gt; pun bisa menjadi pesona di hadapan target baru ini. Tentunya kami tidak meninggalkan trik-trik peluluhan hati yang kami terapkan terhadap target-terget sebelumnya seperti &lt;b&gt;sederhana, tampil apa adanya, bersahaja, sedikit ditambah bumbu humoris &lt;/b&gt;karena target pada umumnya ingin dekat dengan orang yang selalu bisa membuatnya tersenyum dalam setiap keadaan. Target selalu ingin merasakan aman, nyaman, disayang, diperhatikan (beberapa). Maka sedaya upaya kami akan ciptakan suasana tersebut hanya didekat kami. Persepsi bahwa &lt;b&gt;di dekat kami &lt;/b&gt;maka target merasa aman, nyaman, tenang, tersenyum, dan damai merupakan paradigma yang harus kami ciptakan di dalam kepala target.&lt;br /&gt;Untuk kesekian kalinya kami selalu sukses dalam pencapaian tujuan kami, menjadikan kami sangat berpengalaman dan cerdas dalam program ini, dengan atau tanpa hambatan sama sekali. Sungguh indah dunia ini, dipenuhi dengan &lt;b&gt;target-target berpendidikan tapi bodoh yang menunggu giliran&lt;/b&gt; untuk kami habisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;"Ahh, saya kan gak pernah serius klo pacaran, ngapain takut!"&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;    Jika terget berfikiran seperti kata-kata di atas, maka pemikiran seperti ini juga merupakan peluang besar bagi kami untuk memulai skenario peluluhan hati. Yang kami utamakan lebih dahulu adalah mengadakan ikatan super tidak jelas bernama Pacaran, soal cinta atau tidak, itu cuma masalah waktu. Trik-trik yang kami lancarkan akan mengubah keadaan hati target seiring waktu yang dilalui bersama-sama dan komitmen semu tentang pacaran yang kami atau orang lain ciptakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;"Ahh, tidak semua cowok seperti itu, cowokku ga gitu and ga mungkin begitu!". &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;    Kata-kata sejenis ini merupakan tolak ukur keberhasilan skenario &lt;b&gt;BHSP&lt;/b&gt; (Bina Hubungan Saling Percaya) yang nantinya menjadi peluang besar untuk mendapatkan tubuh target di kemudian hari. Karena salah satu yang kami ingin bentuk adalah pendapat target bahwa kami adalah cowok yang berbeda dengan cowok pada umumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda wanita berpenampilan menarik atau tidak, bertubuh indah baik tertutup atau tidak, mencari keseriusan hubungan, mencari cinta dari sesama manusia tanpa pemahaman yang jelas…&lt;br /&gt;Maka Anda target kami berikutnya!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Wahai wanita, ketahuilah bahwa seorang laki-laki yang benar-benar serius terhadapmu akan datang kepada orang tuamu dengan berkata "Pak, saya ingin menikahi putri Bapak, sekarang saya punya penghasilan Rp…../bulan, dst", sedangkan laki-laki yang benar-benar serius ingin menghabisimu akan datang langsung kepadamu dengan berkata "Maukah kamu jadi pacarku?".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Puncak kehinaan wanita ketika ia menerima tembakan seorang lelaki untuk jadi kekasihnya.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Puncak kemuliaan wanita ketika orang tua/walinya mempertimbangkan lamaran seorang lelaki untuk jadi isterinya. &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Hancurkan harga diri dengan pacaran, muliakan diri dengan ...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Tidak ada solusi termuat dalam tulisan ini, meskipun solusinya tertulis tetapi tidak akan menghentikan kegiatan kami, kami hanya bisa berhenti jika semua target mengaplikasikan solusi yang sebenarnya sudah mereka tahu.&lt;br /&gt;Pacaran sebagai proses penjajakan, penjajakan = peng"injak-injakan" atau pen"jaja"an.&lt;br /&gt;Jika Anda belum pacaran, Nantikan kehadiran kami di sisi Anda!&lt;br /&gt;Jika Anda telah putusan, Nantikan juga kehadiran kami di sisi Anda!&lt;br /&gt;Jika Anda masih pacaran, maka tunggu tanggal "main" kami bersama Anda!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Wallahua'lam bisshawab&lt;br /&gt;Cyber City Net 30.10.2006 at 02.22 am&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Artikel diatas asli karangan Admin Cyber City Net. Untuk Pembaca silahkan mengambil sikap dan keputusan sendiri yang anda anggap terbaik untuk anda.Amien........&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a rel="nofollow" target="_blank" href="mailto:irgunawan.spk@gmail.com"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6692586633678921833-4094167271030898828?l=feddy05.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feddy05.blogspot.com/feeds/4094167271030898828/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6692586633678921833&amp;postID=4094167271030898828' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/4094167271030898828'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/4094167271030898828'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feddy05.blogspot.com/2007/04/pacaran-halal-sebagai-proses-penjajakan.html' title=''/><author><name>Feddy Purnomo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14806744719343353841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6692586633678921833.post-2900682949147103147</id><published>2007-04-18T15:48:00.001+07:00</published><updated>2008-08-20T17:16:20.122+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Meditasi'/><title type='text'>Home Of Internisty Boys</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:180%;"&gt;S&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;EpHIrA GeDHeNing SeNGsARA Yen Tinompo @munk dadi CoBA&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6692586633678921833-2900682949147103147?l=feddy05.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://feddy05.blogspot.com/feeds/2900682949147103147/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6692586633678921833&amp;postID=2900682949147103147' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/2900682949147103147'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6692586633678921833/posts/default/2900682949147103147'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://feddy05.blogspot.com/2007/04/home-of-internisty-boys.html' title='Home Of Internisty Boys'/><author><name>Feddy Purnomo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14806744719343353841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
